Comscore Tracker

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Konsumsinya tetap harus dalam batas wajar

Alkohol terkenal karena efek destruktifnya. Selain dampak buruknya untuk kesehatan tubuh dalam jangka panjang, efek memabukkannya membuat beberapa orang menghindari minuman ini.

Akan tetapi, di balik berbagai potensi dampak buruknya, beberapa jenis minuman beralkohol bila dikonsumsi dengan bijak ternyata dapat membantu menurunkan berat badan. Apa saja jenis minuman yang dimaksud?

1. Red wine (122 kalori)

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?Ilustrasi wine (IDN Times/Nurulia R. Fitri)

Manfaat kesehatan anggur merah atau red wine cukup banyak diteliti. Dilansir Harvard Health Publishing, menyesap red wine setelah makan dapat menyehatkan jantung. Yang disarankan adalah jenis yang kering seperti Cabernet Sauvignon.

Dilansir MedlinePlus, red wine mengandung 122 kalori untuk porsi 148 mililiter. Minuman ini juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah penumpukan senyawa radikal bebas pada tubuh, sehingga mencegah penyakit kronis. Bahkan, red wine diklaim dapat menurunkan risiko diabetes hingga 13 persen.

2. Gin dan tonik (115 kalori)

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?gin dan tonik (thespruceeats.com)

Memiliki kalori lebih rendah dari red wine, gin dan tonik dapat membantu pencernaan meskipun rasanya pahit. Selain memiliki kalori rendah (115 kalori), sesuai kata pepatah, "obat yang pahit adalah obat yang manjur".

Dilansir The Sun, rasa pahit dari gin dan tonik memicu peningkatan enzim pencernaan dan asam lambung, sehingga membantu penguraian makanan. Jika kamu "tidak sengaja" makan porsi besar, gin dan tonik bisa membantu tubuh menguraikan makanan tersebut dengan cepat, sehingga tak mengganggu target diet.

Baca Juga: Benarkah Minum Alkohol Bikin Perut Buncit 'Beer Belly'?

3. Vermouth kering (105 kalori)

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?ilustrasi dry vermouth (brandoo.com)

Dilansir MedlinePlus, 90 mililiter dry vermouth atau vermouth kering mengandung 105 kalori, atau sama dengan red wine. Biasa dicampurkan dengan gin untuk membuat minuman kesukaan James Bond, Martini, sebenarnya vermouth kering lebih baik dikonsumsi langsung agar tidak menambah kalori.

Menurut sebuah penelitian berjudul "Antioxidant characteristics of a newly developed vermouth wine" di Hongaria berjudul dalam jurnal Orvosi Hetilap tahun 2004, vermouth kering memiliki kandungan polifenol tinggi yang berguna untuk mengatur metabolisme, menurunkan berat badan, hingga mencegah penyakit kronis.

4. Wiski (105 kalori)

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?ilustrasi wiski (unsplash.com/Dylan de Jonge)

Wiski sebenarnya memiliki kadar karbohidrat yang rendah, sehingga cocok bagi kamu yang ingin mengontrol berat badan. Selain itu, mengonsumsi seloki wiski sesudah makan diklaim dapat melancarkan pencernaan.

Karena memiliki kadar karbohidrat rendah, wiski dapat meningkatkan energi tanpa harus takut kelebihan gula. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi pada 1991 yang dilakukan oleh American Society for Clinical Nutrition.

5. Rum (97 kalori)

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?ilustrasi rum (pexels.com/Anastasia Zhenina)

Terkenal sebagai minuman kesukaan Jack Sparrow dari Pirates of the Carribean, rum juga dapat kamu andalkan jika ingin berat badan terkontrol, karena cuma mengandung 97 kalori.

Rum juga disebut-sebut dapat meningkatkan kadar kolesterol baik high-density lipoprotein (HDL) dalam darah, sehingga bisa membantu memerangi aterosklerosis dan mencegah penyakit kardiovaskular. Tidak heran, selama Perang Dunia I, rum digunakan oleh tentara Angkatan Laut Kerajaan Inggris untuk tetap sehat, gembira, dan menjaga tulang tetap padat.

6. Vodka (96 kalori)

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?ilustrasi vodka (freepik.com/freepic.diller)

Minuman alkohol yang lekat dengan negara Rusia, Polandia, dan Swedia ini awalnya dibuat sebagai obat. Terkenal karena sejumlah manfaat kesehatannya, ternyata vodka juga memiliki manfaat untuk berat badan. Karena rasanya pahit, campurkan vodka dengan minuman lain yang rendah kalori.

Vodka diklaim dapat menyehatkan jantung dan meningkatkan sirkulasi darah pada tubuh. Hal ini dapat mencegah pembekuan darah atau trombosis, strok, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Selain dapat membantu penurunan berat badan dengan kalori rendah, vodka juga disebut-sebut dapat meredakan stres.

7. Sampanye (85 kalori)

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?ilustrasi champagne (pixabay.com/jankuss)

Dibandingkan dengan anggur putih atau white wine yang manis dan berkalori tinggi, Champagne atau sampanye memiliki kalori yang lebih rendah. Karena bikin kenyang lebih lama, Champagne bisa membantumu menurunkan berat badan.

Kemungkinan besar, ini dikarenakan Champagne juga mengandung soda. Menurut sebuah penelitian di Tokyo pada 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Science and Vitaminology, melibatkan 19 perempuan, mereka merasa kenyang lebih lama setelah minum air soda.

Dibuat dengan anggur merah dan putih, Champagne juga mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh. Akan tetapi, konsumsi secukupnya, tidak perlu satu botol. Terkenal suka menyesap Champagne, Winston Churchill pernah berkata,

"Segelas Champagne mengusir kelelahan, menguatkan saraf, memperkuat imajinasi, dan mempertajam akal. Minum satu botol? Merusak tubuh."

7 Minuman Alkohol Ini Katanya Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?ilustrasi timbangan (pexels.com/@pixabay)

Itulah beberapa minuman alkohol yang diketahui dapat membantu menurunkan berat badan. Meski demikian, meminumnya atau tidak adalah pilihan, mengingat kunci penurunan berat badan adalah pola makan sehat bergizi seimbang sekaligus mengatur porsi, olahraga rutin, tidur cukup, serta mengelola stres dengan baik.

Bila memang ingin menikmati alkohol, konsumsilah dengan bijak. Meminumnya secara berlebihan malah akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, apalagi konsumsi jangka panjang.

Baca Juga: 10 Efek Kesehatan Jangka Panjang Minum Minuman Beralkohol

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya