Selain plank, ada berbagai jenis olahraga yang dapat membantu mengontrol dan menurunkan tekanan darah. Aktivitas fisik secara rutin dapat membuat pembuluh darah lebih fleksibel sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Berikut beberapa olahraga yang bisa dicoba.
Jalan kaki dengan intensitas sedang selama 10 menit sebanyak tiga kali sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa tiga sesi jalan kaki singkat lebih efektif dalam mencegah lonjakan tekanan darah dibandingkan satu sesi jalan kaki selama 30 menit.
Bersepeda, baik di luar ruangan maupun menggunakan sepeda statis, dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kamu bisa melakukannya selama 30 menit per hari atau membaginya menjadi tiga sesi masing-masing 10 menit.
Aktivitas mendaki jalan menanjak, bukit, atau gunung melibatkan kerja otot yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan kebugaran tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hiking berpotensi menurunkan tekanan darah hingga sekitar 10 mmHg.
Meski tekanan darah dapat meningkat sementara saat mengangkat beban, latihan kekuatan secara rutin dapat meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan dan membantu menurunkan tekanan darah dalam jangka panjang.
Berenang merupakan olahraga yang baik untuk kesehatan jantung, terutama bagi orang dewasa dan lansia. Sebuah penelitian menemukan bahwa latihan renang secara rutin selama 12 minggu mampu menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata sekitar sembilan poin.
Nah, sekarang kamu sudah mengetahui fakta terkait apakah plank bisa menurunkan hipertensi. Latihan sederhana ini berpotensi membantu mengontrol tekanan darah dan mudah dilakukan di rumah. Jadi, setelah menikmati aneka hidangan kurban, jangan lupa kembali menerapkan kebiasaan sehat agar tekanan darah tetap terkendali, ya.
Apakah plank benar-benar bisa menurunkan tekanan darah? | Ya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa plank sebagai latihan isometrik dapat membantu menurunkan tekanan darah jika dilakukan secara rutin. |
Berapa lama harus melakukan plank untuk membantu menurunkan hipertensi? | Pemula bisa mulai dari 10–30 detik per sesi, lalu meningkatkannya secara bertahap sesuai kemampuan dan kondisi tubuh. |
Apakah penderita hipertensi aman melakukan plank? | Umumnya aman, tetapi penderita hipertensi yang tidak terkontrol atau memiliki masalah jantung sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. |
Referensi
"Planks and Wall Sits Best Exercise for Lowering Blood Pressure, Study Says". The Guardian. Diakses Juni 2026.
"How a One-Minute Plank Can Lower Your Blood Pressure". Jefferson Health. Diakses Juni 2026.
"How to Do a Plank: Proper Form, Variations, and Common Mistakes". Verywell Fit. Diakses Juni 2026.
"The Six Best Exercises To Control High Blood Pressure". Honor Health. Diakses Juni 2026.
Edwards, Jamie J, Algis H P Deenmamode, Megan Griffiths, Oliver Arnold, Nicola J Cooper, Jonathan D Wiles, and Jamie M O’Driscoll. “Exercise Training and Resting Blood Pressure: A Large-scale Pairwise and Network Meta-analysis of Randomised Controlled Trials.” British Journal of Sports Medicine 57, no. 20 (July 25, 2023): 1317–26.