“Manfaat Kurma untuk Berbuka Puasa.” Medical News Today. Diakses pada Februari 2026.
“Why People Break Their Fast with Dates During Ramadan.” Times of India. Diakses pada Februari 2026.
“QuickCheck: Are Dates and Water One of the Best Foods to Break Your Fast With?” The Star. Diakses pada Februari 2026.
Kenapa Dianjurkan Buka Puasa dengan Kurma? Ini Manfaatnya!

Saat bulan Ramadan tiba, menentukan pilihan menu buka puasa yang tepat menjadi hal penting agar tubuh kembali bertenaga setelah seharian menahan lapar dan haus. Salah satu makanan yang kerap direkomendasikan untuk berbuka adalah kurma. Hal ini bukan sekadar tradisi, karena buah bercita rasa manis tersebut dikenal mampu membantu memulihkan kadar gula darah secara cepat sekaligus tetap ramah bagi sistem pencernaan.
Kandungan gula alami, serat, serta mineral di dalam kurma membuatnya baik dikonsumsi sebagai menu pembuka sebelum makanan utama. Tak heran jika banyak ahli gizi juga menyarankan kurma sebagai pilihan praktis dan sehat untuk berbuka puasa. Lalu, sebenarnya apa saja manfaat kurma hingga buah ini sangat direkomendasikan untuk buka puasa? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya!
1. Mengembalikan energi dengan cepat setelah seharian berpuasa

Setelah berpuasa hampir 12 jam atau lebih, kadar gula darah dalam tubuh biasanya menurun sehingga tubuh terasa lemas. Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap oleh tubuh. Kandungan ini membantu meningkatkan energi secara cepat tanpa membuat lonjakan gula darah yang terlalu ekstrem.
Inilah sebabnya kurma kerap dianjurkan sebagai hidangan pembuka saat berbuka puasa. Mengawali berbuka dengan kurma membantu tubuh menyesuaikan diri secara bertahap sebelum menerima asupan makanan yang lebih berat. Dengan begitu, proses berbuka puasa lebih nyaman dan tidak membuat sistem pencernaan bekerja secara tiba-tiba.
2. Membantu menjaga kestabilan gula darah

Meski rasanya manis, kurma termasuk buah dengan indeks glikemik yang relatif sedang hingga rendah, tergantung jenisnya. Kandungan serat alaminya berperan dalam memperlambat proses penyerapan gula ke aliran darah. Dengan demikian, kadar gula darah cenderung lebih terkontrol dibandingkan saat mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula tambahan.
Stabilnya gula darah penting untuk mencegah rasa lemas mendadak setelah berbuka puasa. Selain itu, kestabilan gula darah juga membantu menjaga mood dan konsentrasi tetap baik di malam hari. Karena itu, kurma bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan gorengan atau minuman tinggi gula tambahan.
3. Menjaga sistem pencernaan tetap sehat

Perubahan jadwal dan pola makan selama Ramadan kerap berdampak pada kondisi sistem pencernaan. Kurma mengandung serat yang cukup tinggi sehingga dapat membantu memperlancar proses buang air besar sekaligus mencegah konstipasi. Asupan serat tersebut juga berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran cerna.
Dengan pencernaan yang lebih sehat, tubuh dapat menyerap nutrisi dari makanan berbuka dan sahur secara optimal. Mengawali berbuka puasa dengan kurma juga membantu “membangunkan” sistem pencernaan secara perlahan. Hasilnya, risiko perut kembung atau begah setelah makan besar bisa diminimalkan.
4. Mengandung vitamin dan mineral penting

Selain gula alami dan serat, kurma juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti kalium, magnesium, dan zat besi. Kalium berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot, terutama setelah tubuh kehilangan banyak cairan selama puasa. Magnesium membantu menjaga fungsi saraf dan mendukung metabolisme energi.
Sementara itu, kandungan zat besi berfungsi membantu produksi sel darah merah yang berperan penting dalam mencegah anemia. Kombinasi nutrisi inimembuat kurma bukan sekadar camilan manis, tetapi juga sumber gizi yang bermanfaat. Mengonsumsinya saat berbuka puasa dapat membantu memulihkan kondisi tubuh secara lebih maksimal setelah seharian berpuasa.
5. Membantu mengontrol nafsu makan

Berbuka puasa sering kali membuat seseorang ingin makan dalam porsi besar secara langsung. Mengonsumsi kurma terlebih dahulu dapat membantu memberikan rasa kenyang awal karena kandungan seratnya. Hal ini membantu mengontrol nafsu makan agar tidak berlebihan saat menyantap hidangan utama.
Pola makan yang lebih terkontrol tentu memberikan efek positif bagi kesehatan dan membantu menjaga berat badan tetap stabil selama Ramadan. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati aneka hidangan berbuka tanpa rasa bersalah atau takut berlebihan. Kurma pun hadir sebagai pilihan praktis yang sederhana, tetapi menyimpan banyak manfaat bagi tubuh.
Berbuka puasa dengan kurma bukan sekadar mengikuti tradisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan tubuh. Kandungan nutrisi di dalamnya membantu mengembalikan energi, menjaga gula darah tetap stabil, hingga mendukung pencernaan agar tetap nyaman selama Ramadan. Mulai sekarang, coba biasakan berbuka puasa dengan kurma, ya!
Referensi














![[QUIZ] Dari Takjil Favoritmu, Ini Penyakit yang Mengintai](https://image.idntimes.com/post/20260221/aktivitas-sebelum-buka-puasa_33c4bb73-bd51-40a5-a34a-b2a3799a73d4.jpg)



