Semakin lama rutin berlatih di gym, program latihan yang dijalani biasanya ikut berkembang. Banyak orang memulai dengan full body workout, yaitu metode yang melatih hampir seluruh kelompok otot dalam satu sesi karena lebih mudah diikuti oleh pemula. Namun ketika kekuatan meningkat dan beban latihan semakin berat, tidak sedikit yang beralih ke split workout, yakni pembagian jadwal latihan berdasarkan kelompok otot tertentu. Perubahan ini bukan sekadar mengikuti tren, tetapi juga berkaitan dengan cara tubuh merespons latihan beban yang semakin intens.
Di kalangan gym-goers atau orang yang rutin berlatih di pusat kebugaran, split workout dikenal sebagai metode yang membuat sesi latihan terasa lebih terstruktur. Selain membantu mengatur fokus latihan, metode ini juga memberi kesempatan bagi setiap kelompok otot untuk bekerja dan beristirahat secara bergantian. Lalu, apa sebenarnya yang membuat split workout begitu banyak dipilih? Simak penjelasannya berikut ini.
