ilustrasi lunges dalam HYROX (commons.wikimedia.org/HybridFitty)
Jawaban umumnya, lari dan strength training sama pentingnya, tetapi dalam proporsi yang berbeda.
Banyak atlet HYROX menyimpulkan bahwa performa terbaik biasanya datang dari:
Alasannya, waktu lomba lebih banyak dihabiskan untuk berlari, tetapi tanpa kekuatan yang cukup, workout station bisa menghancurkan ritme lomba.
HYROX pada akhirnya bukan lomba lari biasa dan bukan juga kompetisi strength semata. Ini adalah ujian tentang seberapa efisien tubuh menggabungkan keduanya.
HYROX adalah olahraga hybrid yang menuntut kemampuan fisik yang jarang digabungkan secara ekstrem, yaitu endurance lari dan kekuatan fungsional. Dengan total 8 km lari yang diselingi 8 workout station, atlet harus mampu mempertahankan performa bahkan ketika tubuh sudah sangat lelah.
Baik lari maupun strength training dalam HYROX sama pentingnya. Keduanya harus dilatih secara seimbang dan spesifik terhadap tuntutan lomba. Atlet yang hanya kuat biasanya kehabisan napas saat lari, sementara pelari murni sering kewalahan di workout station.
Pendekatan terbaik adalah membangun fondasi endurance, lalu tambahkan latihan kekuatan dan simulasi race untuk melatih transisi antara keduanya. Tujuannya bukan cepat atau kuat, tetapi tahan lama, efisien, dan konsisten sampai garis akhir. Jika kamu menargetkan race HYROX pertama, sebaiknya dapatkan bimbingan dari pelatih profesional untuk hasil maksimal.
Referensi
"Hyrox Training Guide: Endurance, Strength & Sample Plan." Gymshark. Diakses Maret 2026.
"What is HYROX." HYROX. Diakses Maret 2026.
"What are the workouts done during a HYROX race?" HYROX APAC. Diakses Maret 2026.
"How to Train Smarter, Not Harder, for Your First Hyrox" GQ. Diakses Maret 2026.