Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mau HYROX Lebih Kuat, Prioritaskan Lari atau Strength Training?
ilustrasi kompetisi HYROX (unsplash.com/Leo Lee)
  • HYROX menggabungkan 8 km lari dan 8 functional workout, sehingga performa dipengaruhi oleh endurance dan kekuatan sekaligus.

  • Banyak pelatih menyebut HYROX “running race with strength stations” karena sebagian besar waktu lomba dihabiskan untuk berlari.

  • Strategi terbaik bukan memilih salah satu, tetapi menggabungkan endurance running, strength, dan kemampuan transisi saat tubuh lelah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam beberapa tahun terakhir, HYROX berkembang menjadi salah satu kompetisi fitness paling populer di dunia. Kompetisi ini sering digambarkan sebagai perpaduan antara lomba lari dan functional fitness, kombinasi yang membuatnya menarik bagi pelari, atlet gym, maupun penggemar CrossFit.

Format lombanya sederhana tetapi brutal: peserta harus menyelesaikan delapan kali lari 1 kilometer yang diselingi delapan workout station. Secara total, atlet menempuh sekitar 8 km lari plus delapan latihan kekuatan dan daya tahan.

Dari gambaran di atas, pertanyaan yang kerap muncul saat persiapan adalah mana yang harus diprioritaskan, lari atau strength training? Yuk, pahami!

1. Memahami tuntutan fisik HYROX

HYROX dirancang sebagai fitness race hybrid, artinya performa ditentukan oleh kombinasi beberapa kapasitas fisik: daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, daya tahan otot, serta kemampuan mempertahankan pace saat tubuh sudah kelelahan.

Setiap segmen lomba dimulai dengan lari 1 km, lalu dilanjutkan satu stasiun latihan. Pola ini diulang delapan kali, sehingga atlet harus berlari dalam kondisi fatigue setelah latihan berat, misalnya setelah sled push atau lunges.

Konsep ini sering disebut sebagai compromised running, yaitu lari ketika tubuh sudah kelelahan akibat latihan sebelumnya. Karena itu, HYROX bukan hanya tentang kuat atau cepat, tetapi tentang bagaimana tubuh mempertahankan performa di tengah akumulasi kelelahan.

2. Apakah lari lebih penting dalam HYROX?

ilustrasi lari (pexels.com/Pexels LATAM)

Banyak pelatih menyebut HYROX sebenarnya lebih mirip lomba lari daripada kompetisi angkat beban.

Dalam satu race, atlet harus menyelesaikan 8 km lari, yang secara fisiologis menuntut kapasitas aerobik tinggi, mirip lomba jarak menengah hingga 10K.

Beberapa pelatih HYROX bahkan menekankan bahwa sebagian besar waktu lomba dihabiskan untuk berlari, sehingga peningkatan kemampuan aerobik sangat menentukan performa. Atlet dengan kapasitas endurance yang baik biasanya dapat mempertahankan pace stabil di setiap segmen lomba.

Selain itu, kemampuan aerobik yang kuat membantu tubuh pulih lebih cepat setelah stasiun latihan, sehingga atlet dapat kembali berlari tanpa kehilangan terlalu banyak waktu.

Pelari sering unggul dalam HYROX karena beberapa alasan:

  • Kapasitas VO₂max yang lebih tinggi.

  • Efisiensi energi saat berlari.

  • Pemulihan lebih cepat setelah aktivitas intens.

Karena itu, banyak program training HYROX memasukkan long run, tempo run, dan interval training sebagai bagian penting dari persiapan lomba.

3. Peran strength training dalam HYROX

Meski lari dominan, tetapi mengabaikan strength training adalah kesalahan besar. Delapan workout station dalam HYROX dirancang untuk menguras kekuatan otot dan daya tahan otot seluruh tubuh.

Beberapa contoh tuntutan kekuatan dalam lomba:

  • Sled push dan sled pull membutuhkan kekuatan kaki dan posterior chain (kelompok otot belakang seperti gluteus, hamstring, erector spinae yang menggerakkan pinggul, menjaga postur, dan menghasilkan tenaga saat berdiri, berjalan, atau mengangkat beban) yang besar.

  • Farmer’s carry menuntut kekuatan grip dan core.

  • Wall balls menguji endurance otot bahu dan kaki.

  • Sandbag lunges menantang stabilitas dan kekuatan unilateral.

Jika kekuatan otot tidak cukup, kamu akan kehabisan energi di stasiun latihan, sehingga waktu yang hilang bisa jauh lebih besar daripada waktu yang didapat dari lari cepat.

Selain itu, strength training juga memberikan manfaat lain:

  • Meningkatkan running economy (seberapa efisien tubuh menggunakan energi/oksigen saat berlari pada kecepatan tertentu).

  • Memperkuat jaringan otot dan tendon.

  • Mengurangi risiko cedera.

Latihan kekuatan dapat meningkatkan performa endurance, terutama dengan meningkatkan efisiensi biomekanik dan kapasitas neuromuskular pada atlet daya tahan.

4. Konflik latihan: endurance vs strength

ilustrasi strength training dengan kettlebell (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Menggabungkan latihan kekuatan dan endurance dikenal sebagai concurrent training.

Ada konsep yang disebut interference effect, yaitu ketika latihan endurance dan strength yang dilakukan bersamaan dapat saling memengaruhi adaptasi fisiologis tubuh.

Namun dalam konteks HYROX, kedua kapasitas ini justru harus dikembangkan bersama, karena lomba secara langsung menuntut keduanya.

Strategi yang biasanya digunakan atlet HYROX meliputi:

  • Periodisasi latihan (fase endurance vs strength)

  • Latihan hybrid seperti circuit conditioning. Circuit conditioning adalah serangkaian 6–12 station latihan yang dilakukan satu demi satu; satu putaran semua stasiun disebut one circuit. Waktu istirahat antar station biasanya singkat atau nol, fokus pada menyelesaikan sirkuit secepat atau sebanyak mungkin dalam waktu tertentu.

  • Simulasi race untuk melatih transisi.

Pendekatan ini membantu tubuh beradaptasi dengan tuntutan HYROX, yaitu kuat sekaligus tahan lama.

5. Strategi yang lebih realistis

Jika harus menentukan prioritas, banyak pelatih menyarankan pendekatan berikut:

  • Bangun aerobic base terlebih dulu

Endurance menjadi fondasi utama karena lomba melibatkan 8 km lari. Latihan seperti lari zona 2, tempo run, dan lari interval penting untuk meningkatkan kapasitas aerobik.

  • Tambahkan latihan kekuatan spesifik

Fokus pada gerakan yang relevan dengan race, seperti:

  • Squat.

  • Deadlift.

  • Lunges.

  • Sled push/pull.

  • Carries.

Latihan-latihan ini meningkatkan kemampuan menyelesaikan workout station tanpa menguras energi terlalu cepat.

  • Latih compromised running

Ini salah satu kunci HYROX.

Contoh latihan:

  • 1 km lari → sled push → 1 km lari

  • Rowing 1.000 m → lari 800 m

Tujuannya adalah melatih tubuh berlari dalam kondisi lelah, seperti race HYROX.

6. Jadi, lari vs strength training, mana yang lebih penting?

ilustrasi lunges dalam HYROX (commons.wikimedia.org/HybridFitty)

Jawaban umumnya, lari dan strength training sama pentingnya, tetapi dalam proporsi yang berbeda.

Banyak atlet HYROX menyimpulkan bahwa performa terbaik biasanya datang dari:

  • 60–70 persen fokus pada endurance running.

  • 30–40 persen fokus pada strength dan functional training.

Alasannya, waktu lomba lebih banyak dihabiskan untuk berlari, tetapi tanpa kekuatan yang cukup, workout station bisa menghancurkan ritme lomba.

HYROX pada akhirnya bukan lomba lari biasa dan bukan juga kompetisi strength semata. Ini adalah ujian tentang seberapa efisien tubuh menggabungkan keduanya.

HYROX adalah olahraga hybrid yang menuntut kemampuan fisik yang jarang digabungkan secara ekstrem, yaitu endurance lari dan kekuatan fungsional. Dengan total 8 km lari yang diselingi 8 workout station, atlet harus mampu mempertahankan performa bahkan ketika tubuh sudah sangat lelah.

Baik lari maupun strength training dalam HYROX sama pentingnya. Keduanya harus dilatih secara seimbang dan spesifik terhadap tuntutan lomba. Atlet yang hanya kuat biasanya kehabisan napas saat lari, sementara pelari murni sering kewalahan di workout station.

Pendekatan terbaik adalah membangun fondasi endurance, lalu tambahkan latihan kekuatan dan simulasi race untuk melatih transisi antara keduanya. Tujuannya bukan cepat atau kuat, tetapi tahan lama, efisien, dan konsisten sampai garis akhir. Jika kamu menargetkan race HYROX pertama, sebaiknya dapatkan bimbingan dari pelatih profesional untuk hasil maksimal.

Referensi

"Hyrox Training Guide: Endurance, Strength & Sample Plan." Gymshark. Diakses Maret 2026.

"What is HYROX." HYROX. Diakses Maret 2026.

"What are the workouts done during a HYROX race?" HYROX APAC. Diakses Maret 2026.

"How to Train Smarter, Not Harder, for Your First Hyrox" GQ. Diakses Maret 2026.

Editorial Team