Selain memilih minuman saat sahur agar tidak cepat haus, kamu juga perlu memperhatikan kebiasaan makan dan pola minum selama Ramadan. Beberapa kebiasaan tertentu bisa membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama.
Selain itu, dengan pola sahur yang tepat, tubuh tetap terhidrasi. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
Pastikan kamu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekitar 2 liter per hari atau setara 8 gelas. Kamu bisa membaginya dengan pola tertentu, misalnya 2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah makan malam, dan 2 gelas saat sahur.
Minuman seperti kopi atau teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan produksi urine. Jika dikonsumsi berlebihan saat sahur, tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat dan kamu lebih mudah haus saat puasa.
Makanan dengan kadar garam tinggi dapat meningkatkan rasa haus. Pasalnya, tubuh akan butuh cairan untuk menyeimbangkan kadar natrium.
Minuman yang terlalu manis bisa membuat kadar gula darah naik dengan cepat. Kondisi ini dapat memicu rasa haus lebih cepat selama puasa.
Buah seperti semangka, melon, mentimun, dan stroberi memiliki kandungan air yang tinggi. Ini menbuat tubuh tetap terhidrasi lebih lama.
Dengan menerapkan tips di atas dan memilih minuman yang tepat saat sahur, tubuh bisa mempertahankan cairan. Hasilnya, kamu tidak mudah merasa haus saat menjalani puasa sepanjang hari.