Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Minuman saat Sahur agar Tidak Cepat Haus, Cegah Dehidrasi
ilustrasi orang minum air putih (pexels.com/Mikhail Nilov)
  • Contoh minuman saat sahur agar tidak cepat haus adalah air putih.

  • Jus buah, susu, dan smoothie juga bisa menjadi alternatif minuman bernutrisi saat sahur.

  • Hindari minuman berkafein, bersoda, dan tinggi gula saat sahur untuk mencegah dehidrasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selama bulan Ramadan, umat Islam menjalani puasa sekitar 13 jam tanpa makan dan minum. Dalam kondisi ini, tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi, yaitu keadaan ketika tubuh kekurangan cairan.

Jika asupan cairan tidak tercukupi, tubuh tidak hanya terasa haus, tetapi juga bisa mengalami gejala lain seperti pusing, lemas, hingga mual. Oleh karena itu, penting memilih minuman saat sahur agar tidak cepat haus sehingga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa.

Lalu, apa saja minuman yang baik dikonsumsi saat sahur supaya tubuh tidak mudah haus sepanjang hari? Berikut beberapa pilihannya.

1. Air putih

ilustrasi minum air putih (freepik.com/Freepik)

Air putih bisa disebut sebagai minuman saat sahur agar tidak cepat haus yang wajib dikonsumsi. Sahur adalah waktu terakhir kita bisa mengonsumsi asupan agar kuat menjalankan puasa sepanjang hari. Sebaiknya, kita memberikan nutrisi yang tepat untuk tubuh.

Dilansir Healthline, minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka puasa dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi meski gak minum seharian. Sesuai dengan kebutuhan tubuh, minum air putih 2 liter per hari atau setara 8 gelas.

Ketika bulan Ramadan, minumlah air putih dalam dua porsi. Minum 5 gelas air putih saat berbuka sampai sebelum tidur. Kemudian, minum 3 gelas air ketika sahur.

Atau, kamu juga bisa menerapkan metode 2-4-2 minum air putih. Saat berbuka puasa minum 2 gelas air, disusul 4 gelas air setelah makan malam. Nah, ketika sahur, minum air putih sebanyak 2 gelas.

2. Jus buah sedikit gula

Terlalu banyak mengonsumsi gula saat puasa berdampak kurang bagus pada tubuh. Jika terlau banyak gula dalam darah, kita gampang haus dan lapar di pagi hari saat puasa.

Alih-alih mengonsumsi minuman tinggi gula, sebaiknya konsumsi jus buah saja. Hindari menambahkan gula karena buah sudah mengandung gula alami yang lebih bagus untuk tubuh.

Jus buah bisa menjadi minuman saat sahur agar tidak cepat haus yang bisa kamu konsumsi selain air putih. Meski minum jus buah, tapi tetap konsumsi air putih.

Dilansir Healthline, berikut contoh buah yang cocok dikonsumsi saat sahur karena banyak kandungan air:

  1. Blewah

  2. Mentimun

  3. Mentimun Jepang

  4. Semangka

  5. Stroberi.

Buah-buahan tersebut memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama. Kamu bisa mengonsumsinya secara langsung atau mengolahnya menjadi jus maupun smoothie tanpa tambahan gula.

3. Susu

Selain jus buah sedikit gula, susu juga termasuk minuman saat sahur agar tidak cepat haus. Sama seperti buah, susu mengandung gula dan nutrisi alami yang dibutuhkan tubuh saat puasa, dilansir Nutrition.

Selain itu, susu kaya protein, kalsium, dan vitamin sehingga kenyang lebih tahan lama. Kita gak cepat lapar meski puasa. Jadi, minum susu bisa menjadi alternatif minuman yang bisa dikonsumsi saat sahur.

4. Smoothie

ilustrasi smoothie mint blueberry (freepik.com/Freepik)

Smoothie merupakan campuran buah dan sayur yang dihaluskan kemudian diberi susu atau olahan susu seperti yogurt. Minuman saat sahur agar tidak cepat haus ini memiliki nutrisi yang lengkap.

Ada kandungan protein, kalsium, yodium, dan vitamin B dari susu dan yogurt. Nutrisi lain didapatkan dari buah dan sayur. Pilih buah dan sayur yang kaya serat dan air agar tidak cepat haus saat puasa.

5. Air Nabeez

Air nabeez adalah minuman yang dibuat dari rendaman kurma atau kismis dalam air selama 4 - 12 jam. Minuman ini dikenal dalam tradisi Islam sebagai salah satu minuman Rasulullah saw yang menyehatkan dan dapat menjaga energi tubuh.

Air nabeez memiliki kandungan gula alami, mineral, dan elektrolit yang dapat membantu menghidrasi tubuh serta memberikan energi tahan lama saat puasa. Karena terbuat dari kurma atau kismis, minuman ini juga mengandung serat dan nutrisi yang baik untuk menjaga stamina.

Untuk membuat air nabeez, kamu cukup mengikuti langkah berikut:

  • Siapkan beberapa butir kurma atau kismis

  • Masukkan ke dalam segelas air bersih

  • Rendam selama beberapa jam atau semalaman

  • Setelah itu, air rendaman bisa langsung diminum saat sahur.

6. Air kelapa

Air kelapa merupakan minuman alami yang baik dikonsumsi saat sahur karena kaya elektrolit alami seperti kalium, natrium, dan magnesium. Kandungan tersebut bisa menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga kamu tidak mudah merasa haus saat puasa.

Selain membantu menghidrasi tubuh, air kelapa juga mengandung karbohidrat alami yang bisa memberikan energi tambahan selama menjalani aktivitas. Minuman ini juga relatif ringan di perut.

Meski begitu, sebaiknya pilih air kelapa murni tanpa tambahan gula agar manfaatnya tetap optimal. Kamu bisa mengombinasikannya dengan air putih atau buah saat sahur supaya kebutuhan cairan tubuh tetap tercukupi.

Minuman yang sebaiknya dihindari saat sahur

ilustrasi meminum kopi (unsplash.com/Elizabeth Tsung)

Selain memilih minuman saat sahur agar tidak cepat haus, kamu juga perlu memperhatikan jenis minuman yang sebaiknya dihindari. Beberapa minuman tertentu justru bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat, sehingga gampang haus.

Berikut beberapa minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur:

  • Minuman berkafein

Kopi, teh, dan minuman berkafein lainnya memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine. Akibatnya, tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat dan membuat kamu lebih mudah merasa haus saat puasa.

  • Minuman bersoda

Minuman bersoda biasanya mengandung gula tinggi dan gas karbonasi yang dapat membuat perut terasa tidak nyaman. Selain itu, kandungan gula yang tinggi juga bisa memicu rasa haus lebih cepat.

  • Minuman tinggi gula

Minuman manis seperti sirup, minuman kemasan, atau minuman dengan tambahan gula berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah. Kondisi ini membuat tubuh butuh lebih banyak cairan, sehingga rasa haus muncul lebih cepat.

  • Minuman kemasan dengan pemanis tambahan

Beberapa minuman kemasan mengandung pemanis buatan, natrium, dan bahan tambahan lain yang dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh. Jadi, sebaiknya hindari diminum saat sahur.

Kebiasaan sahur yang bikin lebih cepat haus

Salah satu alasan utama tubuh cepat haus saat puasa adalah penurunan cairan tubuh atau dehidrasi. Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan air selama lebih dari 12 jam, sehingga keseimbangan cairan bisa menurun.

Selain itu, beberapa kebiasaan saat sahur juga bisa membuat kamu lebih cepat haus, seperti:

  • Mengonsumsi makanan terlalu asin

  • Minum minuman berkafein

  • Mengonsumsi minuman tinggi gula

  • Kurang minum air putih saat sahur

Makanan asin dan minuman manis bisa meningkatkan kadar natrium dan gula dalam darah. Kondisi ini membuat tubuh memerlukan lebih banyak cairan. Akibatnya, kamu jadi lebih cepaat haus.

ilustrasi minum jus jeruk (pexels.com/Kampus Productions)

Tips tambahan agar tidak cepat haus saat puasa

Selain memilih minuman saat sahur agar tidak cepat haus, kamu juga perlu memperhatikan kebiasaan makan dan pola minum selama Ramadan. Beberapa kebiasaan tertentu bisa membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama.

Selain itu, dengan pola sahur yang tepat, tubuh tetap terhidrasi. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

  • Perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka

Pastikan kamu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekitar 2 liter per hari atau setara 8 gelas. Kamu bisa membaginya dengan pola tertentu, misalnya 2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah makan malam, dan 2 gelas saat sahur.

  • Batasi minuman berkafein

Minuman seperti kopi atau teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan produksi urine. Jika dikonsumsi berlebihan saat sahur, tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat dan kamu lebih mudah haus saat puasa.

  • Hindari makanan terlalu asin

Makanan dengan kadar garam tinggi dapat meningkatkan rasa haus. Pasalnya, tubuh akan butuh cairan untuk menyeimbangkan kadar natrium.

  • Kurangi minuman tinggi gula

Minuman yang terlalu manis bisa membuat kadar gula darah naik dengan cepat. Kondisi ini dapat memicu rasa haus lebih cepat selama puasa.

  • Konsumsi buah dan sayur yang kaya air

Buah seperti semangka, melon, mentimun, dan stroberi memiliki kandungan air yang tinggi. Ini menbuat tubuh tetap terhidrasi lebih lama.

Dengan menerapkan tips di atas dan memilih minuman yang tepat saat sahur, tubuh bisa mempertahankan cairan. Hasilnya, kamu tidak mudah merasa haus saat menjalani puasa sepanjang hari.

Kesimpulan

Jadi, pilih minuman saat sahur agar tidak cepat haus untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa. Air putih tetap menjadi pilihan utama karena membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sepanjang hari.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi jus buah tanpa gula tambahan, susu, air kelapa, air nabeez, atau smoothie yang mengandung nutrisi penting. Hindari minuman berkafein, minuman bersoda, serta minuman tinggi gula karen dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Dengan memilih minuman yang tepat dan menjaga pola minum yang seimbang, kamu bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman tanpa merasa cepat haus. Semoga bermanfaat.

FAQ seputar minuman saat sahur agar tidak cepat haus

Apa minuman terbaik saat sahur agar tidak cepat haus?

Air putih adalah minuman terbaik saat sahur. Kamu juga bisa minum jus buah tanpa gula, susu, air kelapa, air nabeez atau smoothie.

Kenapa saat puasa tubuh cepat haus?

Tubuh cepat haus saat puasa biasanya disebabkan oleh dehidrasi, kurang minum air putih saat sahur, atau konsumsi makanan dan minuman tinggi garam serta gula.

Apakah kopi boleh diminum saat sahur?

Kopi sebenarnya boleh diminum saat sahur, tetapi sebaiknya tidak berlebihan. Kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan produksi urine dan membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Buah apa yang baik dikonsumsi saat sahur agar tidak cepat haus?

Beberapa buah yang kaya kandungan air seperti semangka, melon, mentimun, blewah, dan stroberi cocok dikonsumsi saat sahur.

Minuman apa yang sebaiknya dihindari saat sahur?

Sebaiknya hindari minuman berkafein, minuman bersoda, dan minuman tinggi gula saat sahur.

Referensi:

Spritzler, F., RD, CDE. (2023, September 11). Can You Drink Water When Fasting? Types, Safety, and More. Healthline.
Watson, C. RD, LD. (2023, Juni 21). 19 Hydrating Foods. Healthline.
British Nutrition Foundation. (n.d.). A Healthy Ramadan. Diakses dari nutrition.org.uk

Editorial Team