5 Kebiasaan saat Stress yang Memperparah GERD

Stress sering kali datang tanpa permisi, dan dampaknya bisa langsung terasa pada tubuh. Salah satu kondisi yang rentan kambuh saat stress adalah GERD, yaitu gangguan pencernaan akibat naiknya asam lambung. Menyadari kebiasaan yang justru memperparah GERD saat stress adalah langkah penting agar kita bisa lebih bijak menjaga kesehatan sehari-hari. Yuk, kenali kebiasaan ini sejak sekarang supaya kamu bisa lebih waspada dan menjaga tubuh tetap nyaman!
1. Makan terlalu cepat

Saat stress, banyak orang cenderung makan dengan terburu-buru. Kebiasaan ini membuat makanan tidak tercerna dengan baik dan memicu produksi asam lambung berlebih. Akibatnya, gejala GERD lebih mudah muncul setelah makan.
Mengunyah perlahan dan memberi waktu tubuh untuk mencerna bisa membantu mengurangi risiko kambuh. Selain itu, makan dengan tenang juga membuat pikiran lebih rileks. Kebiasaan sederhana ini bisa jadi cara efektif menjaga pencernaan tetap sehat.
2. Mengonsumsi kopi berlebihan

Kopi sering jadi pelarian ketika stress, tapi konsumsi berlebihan bisa memperparah GERD. Kandungan kafein dapat merangsang produksi asam lambung dan membuat tidur terganggu. Akibatnya, tubuh semakin sulit pulih dari tekanan.
Mengurangi jumlah kopi atau menggantinya dengan minuman herbal bisa jadi pilihan lebih aman. Teh chamomile atau air hangat bisa membantu menenangkan tubuh tanpa memicu GERD. Dengan begitu, kamu tetap bisa mengelola stress tanpa harus mengorbankan kesehatan pencernaan.
3. Melewatkan jam makan

Stress sering membuat seseorang lupa makan atau sengaja menunda waktu makan. Perut kosong terlalu lama bisa meningkatkan risiko asam lambung naik. Kondisi ini membuat GERD lebih mudah kambuh dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Menjaga pola makan teratur adalah salah satu bentuk self care yang penting. Meski sibuk atau tertekan, tubuh tetap membutuhkan energi dari makanan. Dengan jadwal makan yang konsisten, pencernaan akan lebih stabil dan gejala GERD bisa diminimalkan.
4. Tidur larut malam

Stress sering membuat pikiran sulit tenang sehingga tidur jadi terganggu. Tidur larut malam atau kurang tidur bisa memperburuk kondisi GERD karena tubuh tidak mendapat waktu cukup untuk memulihkan diri. Kurang tidur juga membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras.
Membiasakan tidur lebih awal dan menjaga rutinitas tidur teratur bisa membantu mengurangi risiko kambuh. Kualitas tidur yang baik membuat tubuh lebih siap menghadapi stress. Dengan pola tidur sehat, gejala GERD pun lebih mudah dikendalikan.
5. Mengandalkan makanan instan

Saat stress, makanan instan sering jadi pilihan cepat untuk mengisi perut. Sayangnya, makanan jenis ini biasanya tinggi lemak, garam, dan bahan pengawet yang bisa memicu GERD. Konsumsi berlebihan membuat pencernaan semakin rentan.
Mengganti makanan instan dengan pilihan lebih sehat seperti buah, sayur, atau makanan rumahan bisa membantu menjaga keseimbangan tubuh. Selain lebih bergizi, makanan sehat juga mendukung energi positif untuk menghadapi stress. Kebiasaan ini akan membuat tubuh lebih kuat dan gejala GERD lebih terkendali.
Kebiasaan sehari-hari yang muncul saat stress ternyata bisa memberi dampak besar pada kondisi GERD. Jika tidak disadari, pola tersebut justru membuat gejala semakin sering kambuh dan mengganggu aktivitas. Dengan memahami pemicunya, kita bisa lebih mudah menjaga keseimbangan tubuh dan menikmati hidup yang lebih nyaman.




![[QUIZ] Kardio vs Latihan Beban, Mana yang Lebih Kamu Butuhkan?](https://image.idntimes.com/post/20250508/16190-06da9cb21925c208b6c5f4982411b31d-64cf4b37dcccc6b4a69fd3cc38dec42a.jpeg)













