Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut risiko kanker dapat dikurangi dengan tidak menggunakan tembakau, menjaga berat badan sehat, rutin beraktivitas fisik, mengonsumsi makanan sehat, serta menghindari atau mengurangi alkohol.
Vaksinasi HPV dan hepatitis B sesuai anjuran serta perlindungan dari paparan ultraviolet juga termasuk langkah pencegahan.
Menangis dapat menjadi bagian dari cara seseorang mengekspresikan perasaan dan memperoleh dukungan. Namun, ini bukan pencegah kanker. Manfaat emosionalnya tetap berharga tanpa harus dianggap sebagai perlindungan terhadap penyakit.
Referensi
Asmir Gračanin et al., “Why Crying Does and Sometimes Does Not Seem to Alleviate Mood: A Quasi-Experimental Study,” Motivation and Emotion 39 (2015): 953–60, https://doi.org/10.1007/s11031-015-9507-9.
National Cancer Institute, “Stress and Cancer,” diakses September 2026.
Asmir Gračanin, Lauren M. Bylsma, and Ad J. J. M. Vingerhoets, “Is Crying a Self-Soothing Behavior?,” Frontiers in Psychology 5 (2014): 502, https://doi.org/10.3389/fpsyg.2014.00502.
World Health Organization, “Cancer,” diakses September 2026.