ilustrasi ibu hamil (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Pada sebagian besar orang dewasa, Zika menimbulkan penyakit ringan atau bahkan tanpa gejala. Namun, risikonya berbeda ketika infeksi terjadi selama kehamilan.
Zika dapat berpindah dari ibu ke janin dan menyebabkan mikrosefali, gangguan perkembangan otak dan mata, serta komplikasi kehamilan seperti keguguran, lahir mati, dan kelahiran prematur.
Karena itu, WHO merekomendasikan pasangan seksual dari ibu hamil yang tinggal di atau baru kembali dari daerah dengan transmisi Zika untuk menggunakan kondom secara konsisten atau tidak berhubungan seksual sepanjang kehamilan.
Ibu hamil juga perlu ekstra disiplin menggunakan repelan, pakaian tertutup, serta perlindungan terhadap nyamuk di rumah. Jika akan bepergian ke wilayah dengan wabah Zika aktif, risiko perjalanan sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan dokter.
Karena Aedes juga menularkan dengue dan chikungunya, banyak tindakan pencegahan Zika juga memberi perlindungan terhadap beberapa penyakit sekaligus. Namun, satu perbedaan penting, Zika juga dapat menular melalui hubungan seksual.
Karena belum ada vaksin, strategi terbaik adalah menggabungkan perlindungan diri dengan pengendalian nyamuk: pakai repelan, menutup kulit, memasang kasa atau kelambu, memberantas genangan air, dan melakukan pencegahan seksual setelah kemungkinan terpapar.
Untuk ibu hamil, langkah-langkah tersebut makin penting karena ada risiko yang lebih serius bagi janin.
Referensi
World Health Organization, “Zika Virus,” diakses Agustus 2026.
World Health Organization, “How to Prevent Zika,” diakses Agustus 2026.
Mariana Rodrigues Fernandes et al., “Efficacy and Safety of Repellents Marketed in Brazil against Bites from Aedes aegypti and Aedes albopictus: A Systematic Review,” Travel Medicine and Infectious Disease 44 (2021): 102179.
Centers for Disease Control and Prevention, “Preventing Zika,” diakses Agustus 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Penyakit Virus Zika (Zika Fever),” Infeksi Emerging, diakses Agustus 2026.
Carlos Alberto Montenegro-Quiñonez et al., “Interventions against Aedes/Dengue at the Household Level: A Systematic Review and Meta-analysis,” eBioMedicine 93 (2023): 104660, https://doi.org/10.1016/j.ebiom.2023.104660.
Centers for Disease Control and Prevention, “Sexual Transmission of Zika Virus,” diakses Agustus 2026.