ilustrasi varises (vecteezy.com/Yongkiet Jitwattanatam)
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan subspesialisasi kardiologi intervensi dan intervensi vaskular dari Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan CVI termasuk penyakit vaskular, di mana sebagian pasiennya merasa terganggu. Varises dapat menjadi tanda awal atau gejala fisik dari CVI.
“Yang perlu kita nilai bukan hanya tampilannya dan yang lebih penting adalah apakah ada gangguan aliran balik vena, apakah pasien punya keluhan, dan apakah sudah ada perubahan pada kulit,” ujarnya dalam rilis resmi.
Tidak semua orang yang memiliki varises pasti mengalami CVI. Namun, jika varises dibiarkan dan kerusakan katup vena makin parah, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi CVI, yang ditandai dengan kaki bengkak parah, nyeri kronis, perubahan warna kulit hingga luka atau ulkus. Kabar baiknya, CVI dan varises dapat diatasi dengan EVLA.
Siloam Hospitals TB Simatupang melalui salah satu center of excellence-nya, kardiologi, dapat melakukan prosedur EVLA untuk mengatasi CVI.