Dari kejauhan, awan panas tampak seperti gumpalan kelabu yang bergulung menuruni lereng gunung. Namun, di dalamnya terdapat campuran gas, abu, dan pecahan batuan bersuhu sangat tinggi yang bergerak cepat. Ketika seseorang terjebak di jalurnya, beberapa jenis cedera dapat terjadi sekaligus.
Aliran piroklastik dapat melaju lebih dari 80 kilometer per jam, dengan suhu material umumnya sekitar 200–700 derajat Celcius. Bahkan di bagian tepinya, panas dan material yang terhirup dapat menyebabkan cedera berat hingga kematian.
