Banyak orang setelah serangan jantung merasa takut setiap kali detak jantung meningkat saat berolahraga, dan ini umum terjadi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kecemasan dan kehilangan kepercayaan diri terhadap aktivitas fisik cukup umum terjadi setelah kejadian kardiovaskular. Karenanya, rehabilitasi jantung tidak hanya penting untuk memulihkan kondisi fisik, tetapi juga membantu pasien kembali percaya pada kemampuan tubuhnya.
Latihan yang dilakukan secara aman dan diawasi sering kali menjadi langkah penting untuk mengurangi ketakutan tersebut.
Jadi, banyak orang bisa lari setelah serangan jantung, tetapi ini harus dilakukan secara aman dan bertahap. Kuncinya adalah evaluasi medis yang tepat, mengikuti program rehabilitasi jantung, memulai secara bertahap, dan mendengarkan sinyal tubuh. Penting untuk memastikan jantung memiliki kesempatan untuk pulih, beradaptasi, dan bekerja dengan aman dalam jangka panjang.
Referensi
Lindsey Anderson et al., “Exercise-based Cardiac Rehabilitation for Coronary Heart Disease,” Cochrane Database of Systematic Reviews, no. 1 (January 5, 2016): CD001800, https://doi.org/10.1002/14651858.cd001800.pub3.
Antonio Pelliccia et al., “2020 ESC Guidelines on Sports Cardiology and Exercise in Patients With Cardiovascular Disease,” European Heart Journal 42, no. 1 (July 10, 2020): 17–96, https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehaa605.
Kenneth E. Powell, Amanda E. Paluch, and Steven N. Blair, “Physical Activity for Health: What Kind? How Much? How Intense? On Top of What?,” Annual Review of Public Health 32, no. 1 (March 3, 2011): 349–65, https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-031210-101151.
Hasnain M Dalal, Patrick Doherty, and Rod S Taylor, “Cardiac Rehabilitation,” BMJ 351 (September 29, 2015): h5000, https://doi.org/10.1136/bmj.h5000.
Lluís Mont et al., “Pre-participation Cardiovascular Evaluation for Athletic Participants to Prevent Sudden Death: Position Paper From the EHRA and the EACPR, Branches of the ESC. Endorsed by APHRS, HRS, and SOLAECE,” European Journal of Preventive Cardiology 24, no. 1 (November 4, 2016): 41–69, https://doi.org/10.1177/2047487316676042.
Paul T. Williams and Barry A. Franklin, “Reduced Incidence of Cardiac Arrhythmias in Walkers and Runners,” PLoS ONE 8, no. 6 (June 7, 2013): e65302, https://doi.org/10.1371/journal.pone.0065302.