Beberapa langkah sederhana dapat membantu:
Menyikat gigi sebelum tidur.
Flossing atau membersihkan sela gigi dengan benang gigi.
Bersihkan lidah.
Minum cukup air.
Hindari terlalu banyak kopi atau alkohol sebelum tidur.
Berhenti merokok.
Atasi hidung tersumbat atau kebiasaan tidur dengan mulut terbuka.
Periksa gigi secara rutin.
Napas pagi hari sebenarnya adalah hal yang normal. Selama tidur, produksi air liur menurun dan bakteri punya lebih banyak waktu untuk berkembang di dalam mulut. Namun, jika baunya sangat kuat, tidak membaik setelah membersihkan mulut, atau disertai keluhan lain seperti gusi berdarah, mulut pahit, dan gigi sakit, jangan diabaikan. Kadang, bau mulut bisa menjadi tanda bahwa ada masalah kesehatan yang perlu segera ditangani.
Referensi
“Wake Up Fresh: How To Stop Morning Breath.” Cleveland Clinic. Diakses April 2026.
Kajsa Roslund et al., “Volatile Composition of the Morning Breath,” Journal of Breath Research 16, no. 4 (September 2, 2022): 046010, https://doi.org/10.1088/1752-7163/ac8ec8.
F.L. Suarez et al., “Morning Breath Odor: Influence of Treatments on Sulfur Gases,” Journal of Dental Research 79, no. 10 (October 1, 2000): 1773–77, https://doi.org/10.1177/00220345000790100701.
Johannes Snel et al., “Volatile Sulphur Compounds in Morning Breath of Human Volunteers,” Archives of Oral Biology 56, no. 1 (September 25, 2010): 29–34, https://doi.org/10.1016/j.archoralbio.2010.08.016.
“What Causes Bad Breath?” American Dental Association. Diakses April 2026.