ilustrasi melakukan vaksin (freepik.com/tirachardz)
Meskipun jenis virusnya berbeda, langkah pencegahannya tetap berfokus pada mengurangi risiko terinfeksi dan menularkan influenza. Vaksinasi influenza dapat membantu menurunkan risiko terkena flu dan komplikasi serius, sementara menjaga kebersihan tangan serta menghindari kontak dekat ketika sedang sakit juga penting. Jadi, gak perlu terlalu pusing membedakan A atau B untuk mulai menjaga diri dari flu, lho.
Vaksin influenza musiman dirancang untuk membantu melindungi tubuh dari virus influenza A dan B yang diperkirakan beredar. Karena virus influenza terus berubah, komposisi vaksinnya juga bisa diperbarui dari waktu ke waktu agar tetap sesuai dengan virus yang sedang beredar. Nah, selain vaksinasi, menjaga kebersihan tangan dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit juga penting untuk mengurangi risiko tertular.
Influenza A dan Influenza B memang sama-sama bisa bikin tubuh drop, tetapi keduanya memiliki karakteristik virus yang berbeda. Gejalanya juga bisa sangat mirip, sehingga jenis influenza gak bisa dipastikan hanya dari keluhan yang dirasakan, lho. Nah, kalau mulai muncul gejala flu, kenali kondisinya dan jangan ragu mencari bantuan medis bila keluhan terasa berat atau mengkhawatirkan.
Referensi
“A Comprehensive Review of Influenza B Virus, Its Biological and Clinical Aspects.” Frontiers in Microbiology. Diakses September 2026.
“Influenza.” Cold Spring Harbor Perspectives in Medicine. Diakses September 2026.
“Influenza.” Medical Microbiology. Diakses September 2026.
“Influenza (seasonal).” World Health Organization (WHO). Diakses September 2026.
“How can I avoid getting the flu?” World Health Organization (WHO). Diakses September 2026.