Kortisol dikenal sebagai hormon yang berperan dalam membantu tubuh merespons stres. Dalam kondisi normal, kadar kortisol mengikuti ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Kadarnya cenderung lebih rendah pada malam hari agar tubuh lebih mudah rileks dan memasuki waktu istirahat, lalu meningkat menjelang pagi untuk membantumu bangun dan merasa lebih waspada. Pola alami ini berperan penting dalam menjaga kualitas tidur dan keseimbangan fungsi tubuh.
Sayangnya, beberapa kebiasaan sebelum tidur dapat mengganggu ritme alami tersebut. Misalnya, masih bekerja hingga larut malam, terlalu lama menggunakan gawai, mengonsumsi kafein, atau terus memikirkan berbagai hal sebelum tidur. Kebiasaan-kebiasaan ini dapat membuat tubuh tetap berada dalam kondisi siaga sehingga proses untuk tertidur menjadi lebih sulit dan kualitas istirahat menurun.
Kabar baiknya, rutinitas malam yang lebih sehat dapat membantu tubuh mempersiapkan diri untuk beristirahat dengan lebih optimal. Kamu gak perlu langsung mengubah semua kebiasaan sekaligus. Mulailah dari perubahan sederhana yang mudah diterapkan secara konsisten agar tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi. Berikut lima kebiasaan sebelum tidur yang dapat memengaruhi kadar kortisol dan kualitas tidurmu.
