Bencana Sumatra: Rumah Sakit Gak Boleh Lumpuh Selama Masa Darurat

- Rumah sakit harus tetap beroperasi selama masa darurat bencana, terutama di daerah terpencil dan terisolasi.
- Kehadiran dokter umum sangat penting pada masa kedaruratan bencana untuk menangani kasus-kasus tidak terduga.
- Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times menghadirkan forum diskusi tahunan dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo.
Jakarta, IDN Times - Relawan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dokter Ilham Syahputra, menekankan rumah sakit tidak boleh lumpuh pada darurat bencana. Menurut dia, rumah sakit memiliki peran vital dalam menangani warga yang terdampak bencana, termasuk di daerah pedalaman-pedalaman yang terisolasi.
"Makanya saya highlight itu adalah RS itu tidak boleh mati di mana pun tempatnya. Karena kalau RS-nya mati, lumpuh, maka pasien-pasien yang di pedalaman yang butuh bantuan cepat tidak tertangani," kata Ilham dalam program Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 di IDN HQ, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Ilham juga menceritakan pentingnya kehadiran dokter umum pada masa kedaruratan bencana. Dia mengatakan, pada masa kedaruratan seperti bencana di Sumatra dengan kondisi terbatas banyak kasus-kasus tidak terduga.
Dia menceritakan ketika menemukan pasien dengan kondisi sirosis yang harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penindakan. Karena itu, diia menekankan pentingnya jalur komunikasi antara stakeholder termasuk dengan TNI-Polri menyikapi situasi di lapangan.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".














