Bus Hangus Terbakar di Jalan Pantura Bekasi, Seluruh Penumpang Selamat

- Diduga karena korsleting listrik: Kebakaran bus AKAP di Tambun Bekasi diduga dipicu oleh korsleting listrik, meski penyebab pastinya belum diketahui.
- Kerahkan empat mobil pemadam: Pihak Disdamkarmat Kabupaten Bekasi mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang berhasil dipadamkan dalam 30 menit.
- Tidak ada korban jiwa: Seluruh penumpang dan sopir bus berhasil dievakuasi sebelum api membesar, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Bekasi, IDN Times - Bus antar kota antar provinsi (AKAP) alami kebakaran di Jalan Pantura Diponegoro, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (10/1/2025).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Antoni mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya kebakaran tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.
"Tadi kami dapat laporan dari warga sekitar jam 10.00 WIB, bahwa ada kebakaran kendaraan bus di Tambun," katanya kepada jurnalis.
1. Diduga karena korsleting listrik

Dia menduga, kebakaran itu dipicu lantaran adanya korsleting listrik pada bus tersebut. Namun, dirinya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran itu.
"Untuk penyebabnya kita belum mengetahui yah, mungkin dugaan sementara arus pendek listrik," jelas dia.
2. Kerahkan empat mobil pemadam

Untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran (damkar). Rinciannya, tiga mobil damkar dari Kabupaten Bekasi dan satu mobil damkar dari Kota Bekasi.
Dia juga mengatakan, api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah petugas Disdamkarmat tiba di lokasi kejadian.
"Tidak ada kesulitan, alhamdulillah (proses pemadaman) berjalan dengan lancar," kata dia.
3. Tidak ada korban jiwa

Antoni menambahkan, bus itu berjalan dari arah Lampung menuju wilayah Jawa Tengah dan mengangkut kurang dari 10 penumpang.
Seluruh penumpang dan sopir pun berhasil menyelamatkan diri dengan cara keluar dari bus sebelum api membesar.
"Untuk korban tidak ada sih, karena semua berhasil dievakuasi (sebelum api membesar)," jelas dia.

















