Desa Sejahtera Astra Perkuat Produksi Batik Masyarakat Singkawang

- Sejak 2021, Astra melalui program Desa Sejahtera Astra hadir mendampingi masyarakat di Singkawang untuk memperkuat sumber daya manusia, serta membangun fondasi produksi yang lebih mandiri berbasis potensi lokal.
- Dalam mengembangkan batik di Singkawang, penggerak desa, Priska Yeniriatno, memiliki peran yang sangat penting.
- Program ini melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif, serta berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat 50 persen.
Jakarta, IDN Times - Astra melalui program Desa Sejahtera Astra memperkuat aktivitas membatik sebagai sumber penghidupan masyarakat desa, melalui pendekatan berbasis komunitas dan sistem produksi yang berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Singkawang, Kalimantan Barat.
Di Singkawang, keterampilan membatik telah tumbuh dan dijalankan masyarakat sebagai bagian dari aktivitas ekonomi lokal. Agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan, diperlukan penguatan pengelolaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan sistem produksi yang lebih terstruktur.
1. Upaya memperkuat sumber daya manusia

Sejak 2021, Astra melalui program Desa Sejahtera Astra hadir mendampingi masyarakat di Singkawang untuk memperkuat sumber daya manusia, serta membangun fondasi produksi yang lebih mandiri berbasis potensi lokal.
“Pendampingan yang dilakukan oleh Astra melalui Desa Sejahtera Astra bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat, serta membangun sistem kerja dan produksi yang dikelola secara bersama, sehingga aktivitas ekonomi desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Inisiatif di Desa Sejahtera Astra Singkawang diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.
2. Kegiatan membatik berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat 50 persen

Dalam mengembangkan batik di Singkawang, penggerak desa, Priska Yeniriatno, memiliki peran yang sangat penting. Berangkat dari pengalaman membangun kegiatan membatik secara mandiri, ia mendorong penguatan sumber daya manusia agar keterampilan membatik tidak berhenti pada individu, melainkan dapat ditransfer, direplikasi, dan dikelola bersama masyarakat.
Hingga kini, kegiatan membatik berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat sebesar 50 persen, dan membuka peluang penghidupan yang lebih berkelanjutan bagi warga Desa Sejahtera Astra Singkawang.
"Bagi saya, dampak yang paling terasa adalah konsistensi warga untuk tetap produktif dalam membatik. Kini, sebagian dari mereka bahkan telah membuka workshop sendiri serta menerima berbagai kegiatan dari luar untuk berbagi pengetahuan tentang batik yang mereka kembangkan. Menurut saya, inilah dampak yang paling luar biasa,” ujar Priska yang kini jadi penggerak Desa Sejahtera Astra.
3. Melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif

Hingga saat ini, program ini telah melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif, serta mendorong tumbuhnya workshop mandiri dan kegiatan edukasi membatik di lingkungan sekitar.
Kisah lengkap perjalanan Priska Yeniriatno dalam menggerakkan perubahan di Desa Sejahtera Astra Singkawang, dapat disaksikan melalui kanal YouTube SATU Indonesia.
Semangat Astra untuk terus mendukung penguatan masyarakat berbasis potensi lokal melalui Desa Sejahtera Astra, sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.


















