Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Disidak Kementerian Komdigi, Meta Janji Upayakan Keamanan Platform

Disidak Kementerian Komdigi, Meta Janji Upayakan Keamanan Platform
ilustrasi perushaaan Meta (pexels.com/Julio Lopez)
Intinya Sih
  • Menkomdigi Meutya Hafid melakukan sidak ke kantor Meta di Jakarta setelah platform seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp dinilai gagal menekan konten judi online serta disinformasi.
  • Kepala Kebijakan Publik Meta, Berni Moestafa, menyatakan komitmen perusahaan untuk menindaklanjuti arahan pemerintah dan memperbaiki keamanan platform bagi pengguna di Indonesia.
  • Pemerintah mencatat tingkat kepatuhan Meta hanya 28,47 persen dalam menangani konten bermasalah, menjadikannya salah satu yang terendah di antara platform media sosial lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Meta berjanji akan mengupayakan keamanan platform mereka usai Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor operasional Meta di Jakarta pada Rabu (4/3/2026).

Hal ini dilakukan usai platform di bawah naungan Mark Zuckerberg, termasuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, itu dinilai gagal membendung gelombang judi online, dan disinformasi, fitnah, kebencian (DFK).

Menanggapi hal ini, Kepala Kebijakan Publik Meta, Berni Moestafa, mengatakan, pihaknya berupaya untuk membuat platform mereka tetap aman bagi masyarakat yang ada di Indonesia.

"Tentu di Meta kami mengupayakan agar platform kami tetap aman bagi seluruh masyarakat Indonesia," kata dia, Rabu.

1. Akui sudah memberikan komitmen

Menteri Komunikasi dan Digital. (Komdigi) Meutya Hafid dan jajaran melakukan sidak di kantor Meta yang ada di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026) (IDN Times/Lia Hutasoit)
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan jajaran melakukan sidak di kantor Meta yang ada di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dia mengaku, Meta sudah memberikan komitmen untuk meneruskan ultimatum dari Meutya Hafid usai disidak. Pihaknya berjanji bakal melakukan perbaikan ke depannya.

"Kami sudah memberikan komitmen untuk menindaklanjuti apa yang tadi sudah dibicarakan dan disampaikan oleh Ibu Menteri agar bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang tentunya diharapkan membuat platform kami lebih aman buat kita semua," kata Berni.

2. Tingkat kepatuhan Meta hanya 28,47 persen

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan jajaran melakukan sidak di kantor Meta yang ada di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan jajaran melakukan sidak di kantor Meta yang ada di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dari data pemantauan pemerintah, tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan konten judi online dan DFK di Indonesia berada di angka yang sangat rendah, yaitu hanya 28,47 persen.

Meta jadi salah satu platform dengan kepatuhan terendah di antara platform media sosial lainnya yang beroperasi di Indonesia. Angka ini dianggap sangat mengkhawatirkan mengingat basis pengguna layanan Meta di Tanah Air merupakan salah satu yang terbesar di dunia dengan pengguna Facebook dan WhatsApp masing-masing mencapai sekitar 112 juta orang.

"Sore ini kita melakukan sidak di kantor Meta. Ini adalah sebagai tindak lanjut dari Pasal 40 Undang-Undang ITE yang menyampaikan bahwa pemerintah bertugas melindungi keselamatan dan kepentingan umum dari segala jenis gangguan akibat misinformasi dan disinformasi," kata Meutya di lokasi.

3. Sidak dilakukan Rabu sore didampingi jajaran Kemkomdigi hingga Polri

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan jajaran melakukan sidak di kantor Meta yang ada di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026) (IDN Times/Lia Hutasoit)
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan jajaran melakukan sidak di kantor Meta yang ada di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dalam sidak tersebut, Mutya didampingi beberapa pihak.

Mereka adalah Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Irjen Pol Alexander Sabar, Deputi VI BIN Irjen Pol Heri Armanto Sutikno, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN RI Sulistyo, Asisten Deputi Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenkopolkam Marsma TNI Budi Eko Pratomo, Komandan Pengendalian Konten Satsiber TNI Kolonel Adm Gusti Sopyannur, dan Bareskrim Polri Kombes Pol Dadan Wira Laksana.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More