Driver Ojol Diimbau Gak Ikut Demonstrasi Mahasiswa

Jakarta, IDN Times - Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, mengimbau ke seluruh komunitas dan mitra pengemudi ojek online (Ojol) agar tidak mengikuti rangkaian aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025). Hal itu demi mencegah kembali jatuh korban dalam aksi unjuk rasa yang dimulai siang nanti, apalagi situasi batin para pengemudi ojol masih berduka dan diliputi emosi yang tinggi akibat tewasnya Affan Kurniawan.
"Sekarang, kondisi kawan-kawan ini sedang berduka dan diliputi rasa emosi yang tinggi. Jika kawan-kawan mengikuti aksi unjuk rasa hari ini, yang diinisiasi oleh kawan-kawan mahasiswa, seandainya terjadi sesuatu, siapa yang bertanggung jawab terhadap keselamatan ojol tersebut?" ujar Andi ketika dihubungi oleh IDN Times melalui telepon hari ini.
Alih-alih mengikuti rasa marah dengan menggeruduk kantor polisi baik di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya, dia meminta para mitra pengemudi fokus ke pemakaman Affan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak yang masih berlangsung.
Selain itu, pihaknya akan mengawal proses hukum terhadap personel kepolisian yang telah melindas Affan dengan menggunakan rantis baracuda. Koalisi Ojol Nasional menuntut kepada pihak kepolisian agar mengusut anggotanya secara tuntas.
"Agar para anggota kepolisian itu mendapatkan hukuman yang seadil-adilanya," tutur dia.
Ketika ditanyakan apakah Koalisi Ojol Nasional akan melakukan aksi terpisah dari yang hari ini digelar oleh mahasiswa, Andi menyebut bakal membahasnya secara internal.
"Apakah kami perlu melakukan aksi moral untuk kawan-kawan kita secara damai, itu akan kami bicarakan hari ini," ujar Affan.
Dia berharap para koleganya yang merupakan sesama pengemudi ojol bisa melihat permasalahan secara jernih dan kepala dingin. Sebab, dia tidak ingin aksi apapun bisa berdampak negatif kepada para pengemudi ojol lainnya.
"Kami juga tidak mau ada Affan-Affan berikutnya dalam kegiatan yang akan kami lakukan ke depannya," tutur dia.