Dudung Terima Pendukung MBG, Ngaku Siap Dialog dengan Penolak

- Dudung Abdurachman menerima massa pendukung program Makan Bergizi Gratis dan menyoroti dampak penutupan dapur MBG terhadap relawan serta UMKM selama libur sekolah.
- Ia menegaskan kesiapan pemerintah untuk berdialog dengan pihak yang menolak MBG melalui layanan aduan KSP Mendekat agar semua suara bisa tersampaikan.
- Dudung menyebut Presiden Prabowo terbuka terhadap saran dan masukan masyarakat, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga komunikasi dua arah dengan publik.
Jakarta, IDN Times - Kepala Staf Kepresidenan (KS), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menerima massa pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), bernama Aliansi Masyarakat Cinta Indonesia di kantornya, Jakarta, Jumat (26/6/2026). Massa meminta agar dapur MBG tetap beroperasi meski di hari libur sekolah.
"Bahwa yang pertama, dengan ditutupnya dapur selama libur sekolah, ini tentunya berdampak kepada penyelenggara, terutama relawan karena memang sangat menggantungkan ekonominya dari MBG itu sendiri," ujar Dudung usai menerima massa.
"Yang kedua, dampak dari UMKM yang sekarang mencuat bahwa BGN selama libur sekolah itu ditutup, kemudian harga-harga menjadi murah, padahal dari pihak Aliansi menyampaikan justru karena tidak ada yang ingin beli bahan-bahan baku itu sendiri. Kemudian yang ketiga, ini yang lebih penting ini adalah tentang moratorium," sambungnya.
1. Dudung siap dialog dengan pihak yang menolak MBG

Dalam kesempatan itu, Dudung juga mengaku siap berdialog dengan pihak yang menolak MBG. Menurutnya, pemerintah terbuka dengan pro dan kontra.
"Sampai sekarang saya belum (menerima yang menolak), tapi saya akan terbuka, bukan saya, pemerintah akan terbuka," ucap dia.
2. Ada layanan aduan KSP mendekat

Dudung mengatakan, di KSP juga ada layanan aduan bernama KSP mendekat. Menurutnya, siapa saja boleh menyampaikan, termasuk pihak yang menolak MBG.
"Kan ada layanan KSP mendekat, nah itu pun sudah kita buka. Silakan nanti kalau misalnya ada yang menolak MBG, saya pun akan bisa berdialog dengan mereka," kata dia.
3. Presiden Prabowo disebut terbuka

Dudung mengatakan, Presiden Prabowo juga terbuka dengan saran dan masukan. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengaku, siap berdialog kapan saja.
"Bahkan Bapak Presiden pun akan membuka setiap ada saran masukan. Kapan waktunya? Setiap saat saya bisa," ucapnya.















