Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bahas Kebocoran Data Pengguna, Facebook Indonesia Batal Bertemu DPR

Bahas Kebocoran Data Pengguna, Facebook Indonesia Batal Bertemu DPR
IDN Times/Margith Juita Damanik
Share Article

Jakarta, IDN Times – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana mengundang Pimpinan Facebook Indonesia untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR RI, Rabu (11/4).

Meski awalnya pihak Facebook Indonesia telah mengonfirmasi kehadiran mereka, namun tiba-tiba mereka membantalkan kunjungan ke DPR.

  1. 1. Pertemuan dengan Facebook ditunda

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyahri mengungkapkan pihak Facebook Indonesia batal hadir memenuhi panggilan DPR RI hari ini. Alasannya, disampaikan Kharis, karena pada hari ini Pimpinan Facebook Asia Tenggara masih harus menghadiri Kongres di Amerika.

    “Mereka minta dijadwal ulang pada tanggal 17 (April) karena akan dihadirkan juga pimpinan Facebook atau pejabat Facebook se-Asia Tenggara,” jelas Kharis di Komisi I, Gedung DPR RI, Rabu (11/4).

    Sehingga, Kharis menambahkan, pada tanggal 17 April nanti, tidak hanya pejabat Facebook Indonesia saja yang hadir, tetapi pejabat Facebook di wilayah Asia Tenggara juga akan hadir ke Komisi I DPR RI. 

  2. 2. Facebook diharapkan segera memenuhi panggilan DPR

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Komisi I pun menjadwalkan memanggil ulang Facebook Indonesia pada 17 April mendatang. Kharis berharap Facebook Indonesia bisa hadir memenuhi panggilan. 

    “Tentunya kami akan bahas lebih lanjut, mudah-mudahan hadir, kalau tidak hadir, berarti etikatnya gak baik,” ujar Kharis.

  3. 3. Komisi I akan meminta pertanggungjawaban Facebook

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Menurut Kharis, beberapa hal yang akan dibahas dalam RDP bersama Facebook Indonesia antara lain konfirmasi mengenai informasi data pengguna Facebook yang bocor yang angkanya mencapai 1 juta pengguna.

    “Angka yang sangat spektakuler buat kami. Sebagai wakil rakyat, kami ingin memperdalam kenapa sampai bocor,” jelas Kharis.

    Kemudian, Komisi I nantinya juga akan meminta pertanggungjawaban Facebook terhadap bocornya data-data pengguna Facebook Indonesia tersebut.

     

     

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More