Pramono Resmikan 16 Rumah Baru untuk Korban Kebakaran di Mampang

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan 16 rumah baru bagi 22 kepala keluarga korban kebakaran di Pela Mampang sebagai bagian dari Program Bedah Rumah.
- Program ini menelan anggaran Rp960,3 juta hasil kolaborasi PT Malahayati Nusantara Raya dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta untuk membangun kembali permukiman warga.
- Pemprov DKI menargetkan renovasi 633 unit rumah pada 2026, melanjutkan keberhasilan program yang telah memperbaiki ribuan rumah sejak 2019 dengan dukungan berbagai pihak.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan 16 rumah milik 22 kepala keluarga dalam program Program Bedah Rumah di kawasan bekas kebakaran di Jalan Bangka III, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Puluhan rumah warga tersebut terbakar pada awal 2026. Pramono mengatakan program tersebut merupakan wujud nyata dari sebuah penyelesaian di lapangan masalah kebakaran di Jakarta.
"Begitu kebakaran pada waktu itu, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Bapak Ahmad Yani menghubungi saya, dan menyampaikan usulan untuk dilakukan perbaikan. Kemudian dikoordinasikan dengan Baznas Bazis DKI Jakarta dan kemudian forum CSR," ucap Pramono.
1. Total anggaran bedah rumah Rp960 jutaan

Pramono menjelaskan total anggaran program tersebut sebesar Rp960,3 juta, yang terdiri atas kontribusi PT Malahayati Nusantara Raya sebesar Rp600 juta dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta sebesar Rp360,3 juta.
"Jadi total kurang lebih (anggaran) Rp Rp960,3 juta untuk 16 rumah mencakup 22 Kepala Keluarga sebanyak 60 warga jiwa," ucapnya.
2. Pemprov DKI targetkan renovasi 633 unit rumah

Program Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta telah merenovasi 3.509 unit rumah sepanjang periode 2019–2025, termasuk 445 unit pada 2025. Pada 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan renovasi 633 unit rumah melalui dukungan berbagai pihak, mulai dari BUMD, BUMN, hingga sektor swasta.
"Tadi kita semua sudah melihat hasilnya. Menurut saya, kualitas pembangunannya sangat baik. Sebagai pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang sangat baik ini," ucap Pramono.
3. Warga ucapkan syukur rumahnya dibangun kembali

Salah seorang penerima manfaat, Prima, 54 tahun, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan renovasi rumah yang diterimanya. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta bersama seluruh pihak yang telah membantu memulihkan permukiman pasca-kebakaran.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan bantuan bedah rumah kepada kami. Hasilnya sangat bagus. Rumah kami kini bersih dan, insya Allah, menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi keluarga," ucapnya.


















