Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hasan Minta Publik Fokus Subtansi Pidato Prabowo, Bukan Kupas Bawang
Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Penasihat Khusus Presiden Hasan Nasbi meminta publik menyoroti substansi dan gagasan besar pidato Prabowo di Sidang Tahunan MPR 2026, bukan satu-dua kalimat yang ramai dibahas.
  • Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Susannah mendapat upah Rp700 ribu per kilogram sebagai pengupas bawang, setelah perempuan asal Cileungsi itu diundang hadir di Gedung DPR.
  • Keluarga mengklarifikasi Susannah bukan pengupas bawang, melainkan penjahit borongan kain lap majun serta pencuci ompreng program Makan Bergizi Gratis; mereka mengaku bingung atas penyebutan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hasan Nasbi bilang orang-orang sebaiknya melihat isi besar pidato Presiden Prabowo. Presiden pernah bilang Susannah mengupas bawang dan mendapat Rp700 ribu tiap kilogram. Tapi Susannah dan keluarganya bingung. Mereka bilang Susannah sebenarnya menjahit kain lap dan bekerja di program Makan Bergizi Gratis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, meminta publik fokus pada substansi pidato Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR RI 2026, Jumat, 14 Agustus 2026. Menurutnya, dengan 'digorengnya' pernyataan Presiden Prabowo soal ada buruh pengupas bawang dapat upah Rp700 ribu, itu tidak masuk dalam substansi pidato.

"Kita pikirkan substansi dari pidato besar Presiden, ya, yang satu kalimat, dua kalimat digoreng itu saya rasa kita harus apa? Belajar untuk tidak terfokus. Itu algoritma juga itu," ujar Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2026).

"Satu kalimat, dua kalimat tapi pikirkan substansi besar dan gagasan besar dari pidato Presiden. Sebaiknya seperti itu," sambungnya.

1. Prabowo sebut Susannah dapat upah Rp700 ribu per kilogram sebagai pengupas bawang

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Sebelumnya, nama Susannah, warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak jadi sorotan publik. Sosoknya viral setelah diundang dan disapa langsung Presiden Prabowo saat pidato di sidang tahunan MPR bersama DPR di Gedung DPR, Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Prabowo menyebut Susannah, yang juga hadir saat pidato tersebut, mendapat upah kupas bawang Rp700 ribu per kilogram.

Namun, di balik momen viral tersebut, Susannah merasa kaget bersama keluarga, lantaran narasi profesi Susannah yang disampaikan Presiden Prabowo di panggung DPR keliru.

Sang Presiden menyebut profesi Susannah sebagai pengupas bawang, padahal ia merupakan penjahit lap kain majun dan pencuci ompreng MBG.

2. Susannah penjahit borongan kain lap majun

Yuliana merupakan kakak Susannah yang viral dipanggil presiden ke DPR, menerangkan mereka adalah penjahit borongan lap kain majun saat ditemui di rumahnya di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2026). (IDN Times/Linna Susanti)

Untuk mengecek bagaimana sesungguhnya profesi dan pendapatan Susannah, IDN Times pada Minggu, 16 Agustus s2026 ke kediaman Susannah yang juga tempat keluarganya menerima pesanan dan membuat lap kain majun di Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketika didatangi, keluarga dan tetangga Susannah kaget dan kebingungan, lantaran Susannah dikabarkan punya upah mengupas bawang Rp700 ribu per kilogram. Padahal kenyataannya, pekerjaan Susannah sehari-hari bukanlah pengupas bawang.

Yuliana, kakak Susannah, saat ditemui di rumahnya di Cileungsi, Bogor, menjelaskan pekerjaan mereka sebagai penjahit lap majun. Dia menyebut mereka adalah penjahit borongan lap kain majun.

3. Keluarga bingung Presiden Prabowo sebut Susannah bekerja sebagai pengupas bawang

Yuliana merupakan kakak Susannah yang viral dipanggil presiden ke DPR, menerangkan mereka adalah penjahit borongan lap kain majun saat ditemui di rumahnya di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2026). (IDN Times/Linna Susanti)

Keluarga mengklarifikasi bahwa Susannah bukanlah seorang buruh pengupas bawang. Yuliana menegaskan adiknya sehari-hari bekerja memborong jahit kain lap majun, dan bekerja di program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Itu tidak benar. Tidak, sangat tidak benar. Makanya saya bingung kenapa pas di TV itu pengucapannya Bapak Presiden itu pengupas bawang. Saya bingung. Keluarga juga bingung, tetangga juga bingung. Padahal kan sebelum itu diliput kegiatan dia sebelum diundang ke sana," ungkap Yuliana.

Curated For You

Editorial Team

Related Article