Intip Harta Kekayaan Mendagri Tito Karnavian, Tembus Rp23,3 Miliar

- Tito Karnavian, lulusan terbaik Akpol 1987 dan peraih Adhi Makayasa, meniti karier panjang di Polri hingga menjadi Kapolri ke-23 dengan rekam jejak kuat di bidang antiterorisme.
- Ia dipercaya dua presiden, Jokowi dan Prabowo, untuk menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dengan fokus pada reformasi pemerintahan daerah serta pengelolaan data kependudukan.
- Laporan LHKPN 2025 mencatat kekayaan Tito mencapai Rp23,3 miliar yang terdiri dari aset tanah-bangunan di beberapa daerah, satu mobil sedan, harta bergerak, serta kas senilai Rp5,9 miliar.
Jakarta, IDN Times - Nama Tito Karnavian sudah lama dikenal di dunia kepolisian dan pemerintahan Indonesia. Sosok bernama lengkap Muhammad Tito Karnavian itu kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) setelah sebelumnya meniti karier panjang di institusi Polri hingga menjadi Kapolri.
Pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 26 Oktober 1964 itu merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1987 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa. Tito dikenal memiliki pengalaman kuat di bidang reserse hingga penanganan terorisme.
1. Karier moncer di kepolisian

Karier Tito Karnavian di Polri terbilang cemerlang. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kapolda Papua, Kapolda Metro Jaya, hingga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Namanya semakin dikenal publik saat dipercaya menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ke-23 pada 2016 menggantikan Jenderal Badrodin Haiti.
Selama berkarier di kepolisian, Tito dikenal sebagai sosok yang banyak menangani kasus terorisme. Ia juga pernah terlibat dalam pembentukan dan penguatan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Selain pendidikan kepolisian di Indonesia, Tito juga menempuh studi di luar negeri. Ia tercatat pernah belajar di University of Exeter, Inggris, dan meraih gelar Master di bidang police studies.
2. Dipercaya Jokowi hingga Prabowo

Pada 2019, Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo menunjuk Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Indonesia Maju.
Saat memperkenalkan Tito sebagai Mendagri, Jokowi menyebut mantan Kapolri itu akan fokus pada reformasi pemerintahan daerah, pengelolaan data kependudukan e-KTP, hingga kepastian hukum investasi di daerah.
Tak hanya di era Jokowi, Tito juga kembali dipercaya menjabat Mendagri pada pemerintahan Prabowo Subianto untuk periode 2024-2029. Tito adalah figur yang menggabungkan kemampuan polisi lapangan dengan latar akademik yang kuat. Selain aktif di pemerintahan, ia juga kerap berbicara mengenai isu keamanan nasional, otonomi daerah, hingga stabilitas politik nasional.
Di tengah perjalanan kariernya, Tito juga beberapa kali menjadi sorotan publik karena sejumlah kebijakan dan pernyataannya sebagai Mendagri. Namun, ia tetap menjadi salah satu tokoh penting yang dipercaya memegang posisi strategis di pemerintahan Indonesia selama dua periode kabinet berbeda.
3. Harta kekayaan Tito Karnavian

Adapun Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menyebut harta kekayaan Tito pada 2025 mencapai Rp23.395.845.134 atau Rp23,3 miliar.
Dari total kekayaan tersebut, Tito memiliki tanah dan bangunan dari hasil sendiri di berbagai daerah yakni Jakarta Selatan, Palembang, Tangerang, Sorong, dan Alor. Total aset tanah dan bangunan yang dimiliki senilai Rp16.791.952.000 atau Rp16,7 miliar.
Tito hanya memiliki satu transportasi berupa sedan tahun 2015 senilai Rp380.000.000 atau Rp380 juta.
Tito juga memiliki harta bergerak lainnya yang ditaksir setara Rp260.000.000 (Rp260 juta), serta kas dan setara kas bernilai Rp5.963.893.134 (Rp5,9 miliar).



















