Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Istana Masih Koordinasi soal Pemulangan 3 Prajurit TNI Gugur

Istana Masih Koordinasi soal Pemulangan 3 Prajurit TNI Gugur
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
  • Istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi masih berkoordinasi dengan Menhan dan Panglima TNI terkait pemulangan tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon.
  • Tiga prajurit TNI yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya, dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, sementara beberapa lainnya mengalami luka akibat serangan Israel.
  • Dua prajurit terakhir gugur akibat ledakan saat mengawal konvoi CSSU di bawah Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan masih berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pemulangan jenazah tiga prajurit TNI gugur dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Koordinasi dilakukan dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.

"Belum, jadi semua sedang proses, kami terus berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan termasuk dengan Panglima TNI," ujar Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

1. Prajurit pertama yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon

Rumah duka Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur akibat serangan di Lebanon.
Rumah duka Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur akibat serangan di Lebanon. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan prajurit pertama yang gugur pada Minggu (29/3) adalah Praka Farizal Rhomadhon. Dia gugur di Adchit Al Qusayr. Jenazah Farizal sudah disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan segera dipulangkan ke tanah air.

"Saat ini sedang dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," kata Aulia kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Senin (30/3).

Sedangkan, satu prajurit TNI yang mengalami luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju ke Rumah Sakit St George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Dua prajurit TNI lainnya yang mengalami luka ringan telah mendapat perawatan di Hospital level I UNIFIL. Di dalam serangan Israel pada Minggu menyebabkan satu prajurit gugur dan empat lainnya mengalami luka.

2. Prajurit TNI yang gugur bertambah dua dalam 24 jam

UNIFIL, TNI
Tiga prajurit TNI yang gugur di dalam misi UNIFIL, Lebanon. (www.instagram.com/@tni_angkatan_darat)

Total dalam kurun waktu 24 jam, sudah ada tiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas di UNIFIL. Dua prajurit gugur pada Senin (30/3).

Aula mengatakan, dua prajurit yang gugur atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan. Zulmi diketahui sehari-hari bertugas di Grup 2 Kopassus. Sedangkan, Ichwan berasal dari Kesdam IX Udayana. Selain itu, ada pula dua prajurit TNI yang mengalami luka.

"Mereka yang luka atas nama Letnan Satu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto," ujar Aulia kepada IDN Times melalui pesan pendek pada Selasa (31/3).

3. Dua prajurit gugur akibat ledakan saat sedang melakukan pengawalan

IMG-20260330-WA0009.jpg
Markas TNI di UNIFIL Lebanon (dok. Puspen TNI)

Aulia mengungkap kronologi peristiwa yang terjadi pada Senin kemarin. Dia mengatakan, insiden itu terjadi pada saat tim escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung di dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

Pengawalan itu dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIl United Nations Post (UNP) 7-2 menuju ke Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi," kata jenderal bintang dua itu.

"Di mana ketika itu terjadi ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan dua prajurit yang gugur," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in News

See More