Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kapal Perang TNI AL Angkut 1.447 Pemudik ke Pulau Jawa

Kapal Perang TNI AL Angkut 1.447 Pemudik ke Pulau Jawa
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali ketika melepas 1.447 pemudik menggunakan KRI Banda Aceh-593. (Dokumentasi TNI Angkatan Laut)
Intinya Sih
  • TNI AL mengangkut 1.447 pemudik dan 503 motor lewat program mudik gratis menggunakan KRI Banda Aceh-593 menuju Semarang dan Surabaya, bekerja sama dengan Baznas.
  • Rute baru ke Bangka Belitung dibuka lewat KRI Semarang-594 yang membawa 1.239 pemudik, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk memanfaatkan kapal perang saat mudik.
  • Pemerintah memprediksi dua gelombang arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan total sekitar 143,9 juta perjalanan, terutama menuju wilayah Jawa Tengah, Timur, Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut (AL) kembali menggelar program mudik gratis buat rute tujuan wilayah di sepanjang Pulau Jawa pada Selasa (17/3/2026). Ada 1.447 pemudik dan 503 sepeda motor yang terdaftar dalam mudik gratis itu.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (AL) Laksamana Pertama Tunggul mengatakan, pemudik yang diangkut kapal perang KRI Banda Aceh-593 itu dijadwalkan tiba di Semarang pada Rabu (18/3/2026).

"Kemudian mereka melanjutkan pelayaran menuju ke Surabaya sebagai tujuan akhir," ujar Tunggul di dalam keterangan pada Rabu (18/3/2026).

Selain mengangkut warga pada mudik lebaran, kapal perang itu akan diperbantukan saat arus balik. Program mudik gratis itu, kata Tunggul, turut menggandeng Baznas.

"Program mudik dengan kapal ini menjadi alternatif transportasi yang diminati masyarakat setiap tahun," tutur dia.

Kapal berangkat dari dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara dan dilepas oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago.

"Dengan menumpang kapal perang, para pemudik dapat menempuh perjalanan laut dengan fasilitas yang aman dan nyaman. Hal itu juga didukung oleh prajurit TNI AL yang bertugas selama pelayaran," katanya.

1. Program mudik gratis jadi bentuk kepedulian pemerintah

Mudik, kapal perang
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali ketika melepas 1.447 pemudik menggunakan KRI Banda Aceh-593. (Dokumentasi TNI Angkatan Laut)

Sementara, Menko Djamari mengatakan kegiatan mudik gratis yang disediakan pemerintah merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

"Kami harus memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat," ujar Djamari.

"Upaya ini kami tunjukkan bahwa pemerintah sangat peduli kepada masyarakat dan tak ada batasnya," imbuhnya.

Di sisi lain, Baznas turut berkontribusi dengan memberikan fasilitas makan bagi para pemudik selama perjalanan mudik. Artinya, masing-masing pemudik mendapat tiga kali makan dalam dua gelombang. Ketika kembali ke Jakarta, pemudik juga mendapatkan fasilitas tersebut.

2. 1.239 pemudik diangkut KRI Semarang-594 ke Bangka Belitung

Mudik, TNI AL, KRI-594
TNI Angkatan Laut (AL) berangkatkan pemudik dari Jakarta ke Bangka Belitung dengan menggunakan KRI Semarang-594. (Dokumentasi TNI AL)

Sementara, pada tahun ini, TNI AL menambah rute baru untuk keberangkatan mudik menggunakan kapal perang yakni menuju ke Bangka Belitung. Total ada 1.239 pemudik yang ikut dan diangkut menggunakan KRI Semarang-594. Berangkat pada hari Minggu (15/3/2026), kapal tersebut telah tiba di lokasi pada Senin (16/3/2026).

Ali pun mengusahakan arus mudik di tahun-tahun selanjutnya, rute mudik bisa ditambah. Sebelumnya, mudik dengan kapal perang hanya mengangkut pemudik ke rute di sepanjang Pulau Jawa.

"Kami akan tingkatkan terus dari tahun ke tahun. Mudah-mudahan tahun depan, kami bisa menambah rute dari arus mudik dan arus balik," kata Ali.

Ia menambahkan program mudik gratis itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara pada 13 Maret 2026. Di dalam arahan tersebut, Prabowo meminta agar kapal perang TNII AL dapat dimanfaatkan untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H/2026.

3. Pemerintah prediksi ada dua gelombang arus mudik dan arus balik pada Idul Fitri 2026

20260318_101104(0).jpg
Suasana stasiun Pasar Senen, Jakarta di momen arus mudik Lebaran 2026 (IDN Times/Lia Hutasoit)

Sebelumnya, pemerintah memperkirakan puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, kemungkinan akan ada 143,9 juta perjalanan masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026.

"Untuk arus baliknya, puncaknya diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24, 25 Maret, lalu yang kedua di tanggal 28 dan 29 Maret," ujar AHY ketika memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

AHY menjelaskan pergerakan masyarakat terbanyak akan terjadi ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in News

See More