Menaker Lepas 11.300 Pelaku UMKM Warmindo yang Ikut Mudik Gratis

Sebanyak 11.300 pelaku UMKM Warmindo diberangkatkan mudik gratis oleh Indofood CBP dari berbagai kota, dilepas langsung oleh Menaker Yassierli di Bekasi.
Menaker mengapresiasi program mudik gratis ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap mitra UMKM dan menilai layak dicontoh oleh perusahaan lain.
Program Mudik Bersama Indomie menjadi wujud apresiasi bagi pelaku UMKM, membantu mereka menghemat biaya perjalanan dan mempersiapkan kebutuhan Lebaran di kampung halaman.
Bekasi, IDN Times - Sebanyak 11.300 pelaku UMKM Warung Makan Indomie (Warmindo) diberangkatkan mudik oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (Indofood CBP), Rabu (18/3/2026) pagi.
Titik keberangkatan tersebar di Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, hingga Malang dengan menggunakan 195 armada bus.
Salah satu titik pelepasan keberangkatan pemudik dilakukan di Masjid Islamic Center, Kota Bekasi dan dilepas langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli.
1. Layak jadi contoh perusahaan lain

Menaker Yassierli mengapresiasi program Indofood CBP yang membuat program mudik gratis kepada mitranya, yang merupakan pelaku UMKM Warmindo.
Menurutnya, program mudik gratis tersebut sejalan dengan visi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang menekankan untuk membangun kepedulian bersama antara perusahaan dengan mitranya.
"Alhamdulillah ini salah satu program tahunan dari PT Indofood dan menurut kami ini layak untuk dicontoh oleh semua perusahaan yang ada di Indonesia," kata Yassierli.
2. Bentuk apresiasi terhadap pelaku UMKM

Sementara, Direktur Indofood CBP Suzi Indriani mengatakan, Program Mudik Bersama Indomie merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap para pelaku UMKM yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Indomie di Tanah Air.
“Ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi wujud penghargaan kami kepada para mitra Warmindo yang telah tumbuh bersama Indomie selama bertahun-tahun, menciptakan berbagai tren kuliner yang membuat Indomie semakin dekat dengan konsumen," katanya.
Suzi juga mengatakan, pihaknya akan berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mengantarkan para pengusaha Warmindo ke kampung halamannya masing-masing.
"Prioritas utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik untuk mengantarkan mereka sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Persiapan yang matang telah kami lakukan, mulai dari pengecekan kelaikan armada hingga penentuan titik keberangkatan yang strategis," kata dia.
3. Terbantu dengan adanya mudik gratis

Salah satu pengusaha Warmindo, Heri (57), mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut. Menurutnya, biaya yang biasanya untuk ongkos mudik, dapat dipergunakan untuk hal lain di kampung halaman.
“Alhamdulillah senang bisa ikut program mudik gratis. Jadinya lebih hemat ongkos. Kalau duit hasil jualan ditabung buat perayaan Lebaran di kampung. Kalau enggak ada program ini, tabungan kepakai buat ongkos. Nah, kalau ini kan bisa buat bekal kebutuhan di kampung," kata dia.

















