Kawal Aksi Bela Angkot, 780 Personel Gabungan Siaga di Balai Kota Bogor

- Massa aksi diarahkan masuk ke area Balai Kota agar tak macet
- Tidak ada pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi
Bogor, IDN Times – Gelombang protes para sopir angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam Aksi Bela Angkot memadati kawasan Balai Kota Bogor pada Kamis (22/1/2026).
Ratusan armada tampak mengepung pusat pemerintahan Kota Hujan tersebut guna menuntut pembatalan penghapusan angkot usia tua. Guna memastikan situasi tetap kondusif, pihak kepolisian bersama jajaran TNI telah menyiagakan ratusan personel di titik aksi.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, mengatakan, pihaknya menurunkan kekuatan penuh untuk mengawal jalannya penyampaian aspirasi para sopir angkot. Pengamanan ini juga dibantu oleh personel Brimob dan Kodim 0606/Kota Bogor.
Kapolresta mengapresiasi massa aksi yang sejauh ini tetap menjaga ketertiban selama berorasi.
"Alhamdulillah demo ini berjalan dengan sangat baik. Hari ini saya dibantu oleh Pak Dandim dan Brimob, jumlahnya sekitar 780 personel. Kita melihat mereka sangat baik untuk menyampaikan aspirasi dan insyaallah ini berjalan tertib," ujar Rio di Balai Kota Bogor, Kamis.
1. Massa aksi diarahkan masuk ke area Balai Kota agar tak macet

Pemandangan berbeda terlihat di Jalan Ir. H. Juanda, ratusan angkot justru diarahkan masuk ke dalam area lapangan dan plaza Balai Kota Bogor. Langkah ini diambil pihak kepolisian sebagai strategi agar konsentrasi massa tidak meluber ke jalan raya yang dapat memicu kemacetan total.
Kombes Rio mengatakan, para sopir telah berkomitmen untuk tetap kooperatif selama aksi berlangsung.
"Mereka sudah berjanji kepada saya dan kepada pak Dandim agar aspirasi tetap dilaksanakan, maka kami masukkan ke dalam semua, supaya tidak mengganggu arus lalu lintas," ujar dia.
2. Tidak ada pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi

Rio mengatakan, meski ratusan angkot memadati kawasan pusat kota, tetapi pihak kepolisian memastikan arus lalu lintas di sekitar Istana Bogor dan Jalan Ir. H. Juanda tetap berjalan normal.
Berkat penempatan armada angkot di dalam area Balai Kota, titik-titik krusial di sekitarnya masih bisa dilalui kendaraan pribadi maupun angkutan umum lainnya.
"Alhamdulillah tidak ada pengalihan arus lalu lintas, bisa kita lihat lancar semua tadi," kata Kapolresta.
3. Polisi siapkan armada bantuan untuk warga yang terlantar

Mengingat aksi mogok jalan dan demonstrasi ini melibatkan perwakilan dari setiap trayek, kata Rio, pihak kepolisian telah mengantisipasi adanya warga atau pelajar yang kesulitan mendapatkan transportasi. Kepolisian telah menyiagakan armada bantuan untuk mengangkut warga yang terdampak aksi ini.
Langkah antisipatif ini dilakukan sembari menunggu hasil mediasi antara perwakilan 10 badan hukum angkot yang menuntut kejelasan kebijakan peremajaan armada kepada Pemerintah Kota Bogor.

















