Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ketua RT Sebut Warga Tak Jarah Rumah Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni
Ketua Rukun Tetangga (RT) 006 di lingkungan tempat tinggal rumah Ahmad Sahroni, Yuridisman, massa yang menjarah rumah Sahroni bukan warganya. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Jakarta, IDN Times - Ketua Rukun Tetangga (RT) 006 di lingkungan tempat tinggal rumah Ahmad Sahroni, Yuridisman, menegaskan warganya tak menjarah rumah politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu.

Yuridisman menyebut, massa yang datang bukan warga RT 006 RW 004, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dia tak mengenal massa yang datang dan menjarah rumah Sahroni.

"Memang massa itu dari luar semua, kita gak ada yang kenal itu, satu persatu tidak ada yang kenal itu. Terus anaknya juga kayaknya masih remaja-remaja semua, sekitar SMA," ujar Yuridisman di lokasi, Sabtu (30/8/2025).

Yuridisman bercerita, massa datang ke rumah Ahmad Sahroni selepas ashar. Sebelumnya, memang sempat ada demonstrasi dan orasi dari warga sekitar. Namun, setelah orasi, mereka pulang.

Selepas orasi tuntas, Yuridisman mengaku tiba-tiba ada massa yang datang. Dia tak tahu pasti berapa jumlahnya. Massa gelombang awal sempat ia redam, tetapi gelombang selanjutnya tak mampu ia tahan masuk ke rumah Sahroni.

"Gak bisa kehitung kalau dia deh (massa yang datang), banyak banget. Udah satu pertama, saya redam, udah pulang semua, datang lagi dari belakang pada nimpa-nimpa," ujar Yuridisman.

Beberapa barang berharga yang ada di rumah Sahroni lenyap digondol massa mulai dari kipas angin, AC, televisi, kulkas. Baju-baju mahal Sahroni, parfum, dan gesper Louis Vuitton (LV), juga ludes.

Tidak cuma itu, beberapa koleksi mainan mahal Sahroni juga raib diambil massa seperti pistol, koleksi action figure Iron Man dan Spiderman. Koleksi tersebut itu dirusak.

Sementara, salah seorang warga yang enggan disebut namanya menyayangkan aksi penjarahan ini. Meski kesal dengan ucapan Sahroni, dia menilai penjarahan bukan langkah yang tepat.

"Ya itulah, balik lagi mulutmu harimaumu. Cuma ya bagaimana, kita cuma bisa ngeliatin yang penting jangan kita lah (yang melakukan penjarahan ke rumah Sahroni)," tutur warga tersebut.

Sebagaimana diketahui, anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, sempat menuai kecaman publik lantaran menanggapi publik soal desakan pembubaran DPR, dengan menyebut pihak yang meminta DPR dibubarkan adalah "orang tolol sedunia".

Akibat polemik tersebut, Sahroni dicopot sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR, Jumat, 29 Agustus 2025. Pencopotan itu tertuang dalam surat Fraksi Partai NasDem Nomor 759 terkait pergantian nama anggota Komisi I dan III DPR,

Surat tersebut diteken Ketua Fraksi NasDem, Viktor Laiskodat, serta bendahara fraksi Sahroni tertanggal 29 Agustus 2025.

Melalui surat tersebut, Sahroni dipindahkan sebagai anggota Komisi I DPR dan posisi Wakil Ketua Komisi III DPR yang ditinggalkan Sahroni, digantikan Rusdi Masse Mappasessu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us