Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Tujuan Prabowo Undang Ulama Bukber di Istana Selain Silaturahmi?

Apa Tujuan Prabowo Undang Ulama Bukber di Istana Selain Silaturahmi?
Momen Presiden Prabowo buka puasa bersama dengan pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026) (dok. Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
  • Presiden Prabowo mengundang 158 ulama ke Istana untuk buka puasa bersama, membahas isu geopolitik global dan kondisi ekonomi-sosial Indonesia secara mendalam selama tiga jam.
  • Pertemuan ini bertujuan memperkuat komunikasi serta sinergi antara pemerintah dan para ulama dalam menghadapi dinamika politik internasional dan menjaga stabilitas nasional.
  • Para tokoh agama menekankan pentingnya kebersamaan, persatuan, dan keterbukaan antara pemerintah serta ulama demi menjaga ketenangan dan kekuatan bangsa di tengah tantangan global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah ulama, mulai dari pendakwah kondang, pimpinan ormas Islam hingga pengasuh pondok pesantren buka puasa bersama (bukber) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Menteri Agraria dan Tata Ruat/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan ada sekitar 158 ulama yang hadir dalam buka puasa bareng kepala negara itu.

Pada acara tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan paparan selama tiga jam, mulai dari pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Nusron menyebut total ada dua hal utama yang disampaikan Presiden.

"Pertama, masalah geopolitik dan geoekonomi secara global. Terutama yang menyangkut tentang krisis di Timur Tengah, baik di Gaza maupun Palestina, maupun kondisi kekinian yang ada menyangkut bagaimana pasca-serangan daripada Israel dan Amerika terhadap Iran, dan kemungkinan dampak-dampaknya terhadap Indonesia," ujar Nusron di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

"Kemudian, yang kedua menjelaskan kondisi kekinian tentang ekonomi dan sosial keadaan yang ada di Indonesia," sambungnya.

1. Tujuan Prabowo undang ulama bukber di Istana

Apa Tujuan Prabowo Undang Ulama Bukber di Istana?
Menteri Agraria dan Tata Ruat/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid (dok. IDN Times/Ilman Nafi'an)

Nusron menjelaskan, tujuan pertemuan tersebut agar terjalin komunikasi intensif antara pemerintah dengan ulama dan pimpinan ormas Islam.

"Dan kemudian mengambil satu kesimpulan, berharap kepada pimpinan ormas, tokoh-tokoh Islam ini bersama dengan Bapak Presiden dalam satu barisan, untuk bersama-sama memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah," ujar politikus Partai Golkar itu.

"Terutama juga meredakan ketegangan. Jangan sampai perang terjadi antara Iran dengan Amerika, serta akan berdampak terhadap gejolak di Timur Tengah," sambungnya.

2. Prabowo ingin adanya sinergi pemerintah dan ulama

Apa Tujuan Prabowo Undang Ulama Bukber di Istana?
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk membentuk sinergi antara pemeirntah dan ulama.

“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami dan saling mendengar, terkait perkembangan informasi geopolitik dan geoekonomi yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Muzani.

3. Kebersamaan harus tetap terjaga

Apa Tujuan Prabowo Undang Ulama Bukber di Istana?
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah KH Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah KH Yahya Zainul Ma'arif atau lebih dikenal Buya Yahya, menyampaikan kebersamaan antara pemerintah dan ulama harus tetap terjaga. Menurutnya, Presiden Prabowo menyampaikan keterbukaannya terkait pandangan ulama.

“Beliau (Presiden) sudah menjelaskan panjang lebar tentang tantangan-tantangan negeri ini. Dan negeri ini akan tetap terjaga jika kita mengandalkan kebersamaan dan persatuan,” ucap Buya Yahya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More