Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Korban Gempa Garut Bertambah 8 Jiwa, 110 Rumah Rusak

Korban Gempa Garut Bertambah 8 Jiwa, 110 Rumah Rusak
Gemb gunjang Garut pada Sabtu (28/4/2024) /dok BPBD
Share Article

Jakarta, IDN Times - Korban akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Garut terus bertambah. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB, hingga Minggu (28/4) pukul 14.00 WIB, korban luka akibat gempa berjumlah 8 orang dari sebelumnya 4 jiwa.

"Korban jiwa terdampak dari gempa juga mengalami penambahan. Hingga siang ini, korban luka akibat gempa berjumlah 8 orang dan 75 kepala keluarga (KK) terdampak, yang mana jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya hanya 27 KK," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan.

1. Sebanyak 110 rumah warga rusak

ilustrasi gempa (IDN Times/Esti Suryani)
ilustrasi gempa (IDN Times/Esti Suryani)

Sementara, total rumah yang terdampak mencapai 110 unit dari yang sebelumnya hanya 27 unit. Adapun rincian berdasarkan tingkat kerusakannya meliputi 3 unit rumah rusak berat (RB), 21 unit rumah rusak sedang (RS), 34 unit rumah rusak ringan (RR), 11 unit rumah terdampak, dan 41 unit rumah rusak. 

Dari jumlah tersebut, kerusakan paling banyak terjadi di Kabupaten Garut sebanyak 41 unit rumah, Kabupaten Bandung 24 unit rumah, Kabupaten Sukabumi 17 unit rumah, Kabupaten Tasikmalaya 7 unit rumah, dan Kita Tasikmalaya 5 unit rumah.

2. Fasilitas publik juga rusak

Sejumlah bangunan di Kabupaten Sumedang tampak rusak akibat gempa berkekuatan M6,2 di Kabupaten Garut, pada Sabtu (27/4) malam. Tim rekasi cepat segera melakukan penanganan darurat dan kaji cepat sejak dini.   (Dok. BPBD Kabupaten Sumedang)
Sejumlah bangunan di Kabupaten Sumedang tampak rusak akibat gempa berkekuatan M6,2 di Kabupaten Garut, pada Sabtu (27/4) malam. Tim rekasi cepat segera melakukan penanganan darurat dan kaji cepat sejak dini. (Dok. BPBD Kabupaten Sumedang)

Dia mengatakan, selain tempat tinggal atau rumah, bencana ini juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan fasilitas publik, seperti tempat ibadah, sekolah, perkantoran, dan sarana kesehatan atau rumah sakit.

BPBD Provinsi Jawa Barat bersama BPBD kabupaten dan kota yang terdampak yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sumedang, dan Kota Banjar masih terus melakukan pendataan dan kaji cepat yang mencakup inventarisasi kerusakan dan penyelamatan warga.

3. Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Garut

Sejumlah bangunan di Kabupaten Sumedang tampak rusak akibat gempa berkekuatan M6,2 di Kabupaten Garut, pada Sabtu (27/4) malam. Tim rekasi cepat segera melakukan penanganan darurat dan kaji cepat sejak dini.   (BPBD Kabupaten Sumedang)
Sejumlah bangunan di Kabupaten Sumedang tampak rusak akibat gempa berkekuatan M6,2 di Kabupaten Garut, pada Sabtu (27/4) malam. Tim rekasi cepat segera melakukan penanganan darurat dan kaji cepat sejak dini. (BPBD Kabupaten Sumedang)

Kendati demikian, BPBD Provinsi Jawa Barat menyebut kondisi saat ini cenderung lebih terkendali pasca gempa terjadi. Selanjutnya setelah upaya tersebut rampung, BPBD Provinsi Jawa Barat bersama kabupaten dan kota berencana akan melakukan perbaikan-perbaikan fasilitas umum, pembersihan materil dampak dari gempa, serta perbaikan rumah warga. 

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Garut dengan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 70 kilometer dan parameter 8,42 LS dan 107,26 BT. 

Share Article
Curated For You

7 Fakta Gempa Garut M 6,2 yang Mengguncang Beberapa Daerah

28 Apr 2024, 17:09 WIBNews
Topics
Editorial Team
Vanny El Rahman
Dini Suciatiningrum
Vanny El Rahman
EditorVanny El Rahman

Related Articles

See More