Korban Tewas Longsor Sampah Bantargebang Bekasi Bertambah Jadi 4 Orang

- Longsor di TPST Bantargebang, Bekasi, menelan empat korban jiwa yang telah berhasil dievakuasi, sementara tim gabungan masih mencari kemungkinan korban lain tertimbun sampah.
- Peristiwa terjadi saat truk-truk sedang antre membuang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, menyebabkan sopir dan warga di warung sekitar ikut tertimbun longsoran.
- Tiga korban teridentifikasi sebagai Enda Widayanti, Sumine, dan Dedi Sutrisno; operasi tanggap darurat langsung diaktifkan dengan melibatkan berbagai instansi untuk evakuasi dan penanganan lokasi.
Bekasi, IDN Times - Korban tewas akibat longsornya gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, bertambah, jadi 4 orang. Keempatnya telah berhasil dievakuasi dari timbunan longsor sampah.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan, saat ini pihaknya masih berupaya mencari korban lainnya yang diduga masih tertimbun sampah.
"Sampai saat ini korban yang ditemukan meninggal dunia ada 4 orang. Masih ada beberapa yang kita cari lagi," kata Kusumo, Minggu (8/3/2026).
1. Jasad ke empat diduga sopir truk

Kusumo mengatakan, korban ke empat diduga merupakan sopir truk sampah. Jasad korban ditemukan di sekitar truk sampahnya.
"Jenazah terakhir ditemukan tadi di dekat kendaraannya," jelas Kusumo.
Dia juga mengatakan, seluruh korban tewas telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
"Kalau memungkinkan juga akan kita lanjutkan (pencarian). Tapi juga memang kalau kita melihat bahwasanya tumpukan sampah ini masih belum kering benar karena kemarin hujan lebat," jelas dia.
2. Kronologi longsor gunungan sampah Bantargebang

Anggota Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi, Eko Uban menjelaskan, peristiwa longsor itu terjadi saat sejumlah truk sedang antre untuk membuang sampah yang diangkutnya sekitar pukul 14.30 WIB.
"Pada saat truk sampah antre mau buang sampah, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre tertimbun longsoran sampah," kata Eko.
Tak hanya sopir truk yang menjadi korban, kendaraan truk dan beberapa warga yang sedang berada di sebuah warung juga ikut tertimbun longsoran sampah.
3. Identitas tiga korban tewas

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari menyampaikan, tiga korban yang tewas akibat tertimbun longsoran sampah yakni Enda Widayanti (25), Sumine (60), dan Dedi Sutrisno.
"Korban jiwa ada tiga orang. Korban Enda dan Sumine merupakan pemilik warung, Dedi merupakan sopir truk," katanya.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, Enda Widayanti (25) merupakan pemulung.
Adapun Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat dan mengerahkan tim dan mengoordinasikan operasi penanganan bersama lintas instansi. Tim gabungan yang terlibat antara lain Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD DKI Jakarta, BPBD Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Polsek Bantargebang, serta Koramil 05/Bantargebang. Asep Kuswanto memimpin langsung operasi tanggap darurat di lokasi.
“Begitu kejadian dilaporkan, kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran,” ujar Asep dalam keterangan.



















