Menhut Teken Kerja Sama Kelola Hutan Berkelanjutan dengan Prancis

- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tandatangani LoI dengan Menteri Prancis terkait pengelolaan hutan berkelanjutan dan mitigasi iklim.
- Penandatanganan disaksikan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta.
- Kerja sama mencakup 12 area, termasuk pengelolaan hutan berkelanjutan, perlindungan keanekaragaman hayati, mitigasi iklim, dan bencana.
Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menandatangani nota kesepahaman (Letter of Intent/LoI), terkait pengelolaan hutan berkelanjutan hingga mitigasi iklim dengan Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Kedaulatan Industri dan Digital Prancis, Eric Lombard.
Penandatanganan itu dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025), disaksikan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"Membersamai Pak Presiden Prabowo penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Prancis, terutama di bidang saya," ujar Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
1. Ada 12 area yang dikerjasamakan

Raja Juli menjelaskan, ada 12 area yang dilakukan kerja sama antara Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Prancis.
"Di bidang kehutanan, ada 12 area yang akan dikerjasamai," ucap dia.
2. Isi kerja sama

Dalam kesempatan itu, Raja Juli menjelaskan mengenai isi kerja samanya, mulai dari pengelolaan hutan berkelanjutan, konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati hingga mitigasi iklim dan bencana.
"Sustainable forest management, kemudian ada konservasi dan proteksi keanekaragaman hayati, juga ada sister park antara Indonesia dan Prancis, juga soal mitigasi iklim, mitigasi bencana dan juga area-area lain yang juga menurut saya ada area-area yang akan sangat bermanfaat," kata dia.
3. Berharap bermanfaat bagi masalah perubahan iklim

Lebih lanjut, Raja Juli berharap, kerja sama ini bisa bermanfaat bagi Indonesia dan Prancis, terutama dalam masalah perubahan iklim.
"Dua belas (12) area itu adalah yang sama (fokus) kita akan bekerja sama secara teknis untuk perbaikan kedua negara," ujar dia.