Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menpan-RB Pastikan Ada Rekrutmen CPNS Guru, Ini Kuotanya

Menpan-RB Pastikan Ada Rekrutmen CPNS Guru, Ini Kuotanya
Ilustrasi PNS (korpri.id)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberi sinyal positif kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hal ini dikarenakan, Menpan RB Syafruddin akan menindaklanjuti pengajuan 100 ribu guru untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

  1. 1. Menpan pastikan bukan mengangkat tapi mengetes

    ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
    ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Syafruddin mengatakan saat ini usulan dari Mendikbud Muhadjir Effendy sedang dalam proses. Pihaknya juga sedang mengkalkulasi untuk formasi 100 ribu CPNS guru. "Yang pasti bukan mengangkat, tapi mengetes (CPNS guru)," ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Jatim Surabaya, Senin (3/9).

  2. 2. CPNS guru memang jadi prioritas tahun ini

    (Syafruddin bersama Tito Karnavian) ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
    (Syafruddin bersama Tito Karnavian) ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Pada rekrutmen CPNS guru, pihak Kemenpan-RB menegaskan tidak akan ada penggolongan pada formasi. Yang jelas, kuota memang banyak untuk guru. "Di Jatim saja kami mengajukan 2.000-an (kuota CPNS) paling banyak ya guru dan tenaga medis," tambah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Anom Surahno yang juga di Kantor Gubernur Jatim.

  3. 3. Kemendikbud membutuhkan 736 ribu guru PNS baru

    korpri.id
    korpri.id

    Berdasarkan data dari Kemendikbud, saat ini setidaknya dibutuhkan 736 ribu guru PNS baru. Kebutuhan tersebut untuk mengganti guru-guru yang pensiun. Selain itu, kebutuhan itu tentunya untuk penempatan di sekolah-sekolah baru, dan sekolah-sekolah di daerah khusus.

    "Jumlah guru honorer di seluruh Indonesia saat ini sekitar 736 ribu orang. Kalau misalnya setiap tahun pemerintah mengangkat 100 ribu orang, maka membutuhkan waktu tujuh tahun lebih untuk bisa menyelesaikan permasalahan guru honorer," kata Muhadjir seperti dikutip Antara.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More