Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

MUTU International Masuk 4 Lembaga Calon Pelaksana Halal BPJPH

MUTU International Masuk 4 Lembaga Calon Pelaksana Halal BPJPH
Komisaris Utama PT Mutuagung Lestari Tbk, Sandiaga Uno. (Dok. Istimewa).
  • MUTU International memenuhi persyaratan sebagai calon pelaksana pemastian kesesuaian produk halal luar negeri yang masuk ke Indonesia.
  • BPJPH menyatakan MUTU International sebagai satu dari empat lembaga inspeksi yang memenuhi persyaratan verifikasi dokumen.
  • Perseroan menempatkan ekspansi laboratorium dan layanan halal sebagai fokus pengembangan usaha pada 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) mencatatkan langkah strategis dalam pengembangan layanan halal, setelah memenuhi persyaratan sebagai calon Lembaga Pelaksana Pemastian Kesesuaian Produk Halal Luar Negeri yang masuk wilayah Indonesia.

Hal ini dicatat berdasarkan Pengumuman Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Nomor B-688/DP.I/HM.01/9/2026 tanggal 10 September 2026. MUTU International menjadi salah satu dari empat lembaga inspeksi yang dinyatakan memenuhi persyaratan berdasarkan hasil penilaian verifikasi dokumen pada 9 September 2026.

Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari Tbk, Arifin Lambaga, mengatakan pencapaian ini menjadi bagian penting dari strategi MUTU International untuk memperluas portofolio layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC), khususnya pada sektor halal. Ini sekaligus memperkuat kontribusi perseroan dalam mendukung ekosistem jaminan produk halal nasional dan perdagangan produk halal lintas negara.

"Pemenuhan persyaratan sebagai calon pelaksana pemastian kesesuaian produk halal luar negeri merupakan milestone penting bagi MUTU International. Ini menunjukkan bahwa pengembangan kapabilitas layanan halal yang kami lakukan memiliki relevansi yang semakin kuat dengan kebutuhan industri dan perkembangan ekosistem halal nasional maupun global," ujar Arifin Lambaga dalam keterangan, Senin (14/9/2026).

  1. 1. Bidik laboratorium dan layanan halal

    MUTU International Masuk 4 Lembaga Calon Pelaksana Halal BPJPH
    Komisaris Utama PT Mutuagung Lestari Tbk, Sandiaga Uno. (Dok. Istimewa).

    Menurut Arifin, pengembangan layanan halal merupakan bagian dari transformasi bisnis MUTU International yang terus memperluas cakupan layanan berbasis kebutuhan industri, regulasi, serta perkembangan perdagangan global.

    "Ke depan, kami akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur laboratorium, kapasitas inspeksi, serta sistem layanan agar MUTU International mampu memberikan layanan yang kredibel, independen, dan memenuhi standar yang berlaku. Kami melihat ekosistem halal bukan hanya sebagai aspek kepatuhan, tetapi juga sebagai bagian dari peluang pertumbuhan ekonomi dan penguatan daya saing industri Indonesia," katanya.

    Dalam rencana pengembangan strategis 2026, MUTU International telah menempatkan ekspansi laboratorium dan layanan halal sebagai salah satu fokus pengembangan usaha. Perseroan merencanakan pengembangan Laboratorium Halal serta Laboratorium Registrasi Produk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang ditujukan untuk memperluas kapasitas layanan pengujian, khususnya pada produk pangan, kosmetik, dan farmasi.

    Selain itu, Perseroan juga mengembangkan jasa inspeksi halal dan verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan ekosistem halal nasional dan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

    Pengembangan tersebut merupakan bagian dari strategi MUTU International untuk memperkuat posisinya sebagai perusahaan TIC dengan layanan yang semakin terintegrasi.

    Perseroan menyediakan berbagai layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk beragam sektor industri serta terus mengembangkan layanan yang berkaitan dengan keberlanjutan, keamanan produk, kepatuhan regulasi, dan kebutuhan pasar global.

  2. 2. Upaya difersifikasi layanan

    MUTU International Masuk 4 Lembaga Calon Pelaksana Halal BPJPH
    Ilustrasi penanda makanan halal di restoran. (Shuterstock/ArliftAtoz2205)

    MUTU International memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam industri pengujian, inspeksi, dan sertifikasi. Perseroan didirikan pada 2 Maret 1990 dengan nama PT Kiani Mutulestari, dan mulai menjalankan kegiatan operasional secara komersial pada tahun yang sama. Pada 2023, Perseroan resmi menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT Mutuagung Lestari Tbk.

    Dengan pengalaman tersebut, MUTU International terus mengembangkan kapabilitas layanan untuk berbagai sektor, antara lain pertanian, perkebunan, kehutanan, manufaktur, pangan, konstruksi, logistik, sektor publik, hingga ekonomi hijau. Perseroan juga memiliki pengalaman dalam berbagai skema sertifikasi dan layanan penilaian kesesuaian yang didukung tenaga profesional dan auditor sesuai bidang kompetensinya.

    Pengembangan layanan halal menjadi bagian dari diversifikasi dan penguatan portofolio bisnis tersebut. Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap jaminan halal dalam rantai pasok global, MUTU International melihat peluang untuk berperan lebih besar dalam memastikan produk yang masuk ke Indonesia memenuhi persyaratan kesesuaian halal sesuai ketentuan yang berlaku.

  3. 3. Membuka peluang di pasar halal global

    Sandiaga Uno berencana menanamkan investasi di PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), perusahaan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (testin
    Sandiaga Uno berencana menanamkan investasi di PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), perusahaan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (testing, inspection, and certification/TIC) yang kini fokus memperkuat bisnis di sektor ekonomi hijau (dok. MUTU)

    Pemenuhan persyaratan sebagai calon pelaksana pemastian kesesuaian produk halal luar negeri juga sejalan dengan arah pengembangan MUTU International untuk memperkuat jejaring domestik dan internasional.

    Dalam laporan keberlanjutannya, perseroan menyampaikan komitmen untuk terus memperluas kemitraan di dalam maupun luar negeri guna memperkuat posisi di pasar global dan meningkatkan kapabilitas layanan. Perseroan juga terus mengembangkan infrastruktur laboratorium untuk mendukung cakupan pengujian dan sertifikasi yang lebih luas.

    Komisaris Utama PT Mutuagung Lestari Tbk, Sandiaga Uno mengatakan, MUTU International akan terus membangun kapabilitas agar dapat menjadi mitra strategis bagi industri dalam menghadapi tuntutan pasar halal, baik di Indonesia maupun dalam konteks perdagangan internasional

    "Kami melihat penguatan layanan halal memiliki dimensi yang lebih luas. Selain mendukung kepatuhan terhadap regulasi, layanan ini dapat menjadi bagian dari infrastruktur perdagangan yang memberikan assurance bagi pelaku usaha dan konsumen," ujar Sandiaga.

    Dengan pencapaian ini, MUTU International akan terus mempersiapkan penguatan kompetensi, sumber daya, infrastruktur, dan sistem layanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Sandiaga mengungkapkan dengan keberadaan ekonomi hijau dapat menyejahterakan bangsa dengan penciptaan lapangan pekerjaan. Apalagi kata dia anak muda sekarang memiliki kepedulian sangat tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan melalui ekonomi hijau.

    Dia optimistis MUTU menjadi one stop solution dalam pengembangan layanan halal dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kontribusi MUTU International terhadap pengembangan industri halal dan perekonomian nasional.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More