Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Respons Anak Purbaya usai Sang Ayah Dicopot sebagai Menteri Keuangan

Respons Anak Purbaya usai Sang Ayah Dicopot sebagai Menteri Keuangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Sarasehan 1.000 ekonom. (IDN Times/Triyan).
  • YAS, putra Purbaya Yudhi Sadewa, mengunggah video yang menyebut ayahnya dapat tidur nyenyak dan kembali menjadi trader saham serta kripto usai tak lagi menjabat Menteri Keuangan.
  • Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026, menggantikan Purbaya yang menjabat sekitar setahun sejak 8 September 2025.
  • Suahasil menyatakan mandatnya hingga 2029 adalah menjaga keuangan negara dan memastikan APBN mendorong pertumbuhan, stabilitas, serta manfaat masyarakat, sambil melanjutkan kerja Kementerian Keuangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - YAS, putra dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, kembali menjadi sorotan di media sosial. Kali ini, ia menjadi sorotan warganet lantaran komentarnya usai sang ayah terkena reshuffle atau perombakan kabinet.

Dalam sebuah unggahan video TikToknya, @Bitcoiners, Senin (14/9/2026), YAS seakan bersyukur dengan nasib ayahnya yang berhenti sebagai Menteri Keuangan. Ia menyebut ayahnya kini bisa tidur nyenyak.

"Guys, akhirnya babap bisa tidur nyenyak guys. Hah, jadi trader lagi guys, bapak. Ngak jadi itu lagi, gak jadi menteri guys. Balik jadi trader," ucap YAS, dengan wajar berbinar.

  1. 1. Purbaya disebut kembali jadi trader saham

    1. Purbaya disebut kembali jadi trader saham
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan).

    Dalam caption videonya, YAS menulis, sang ayah kembali menjadi trader saham dan crypto, usai tak jadi Menteri Keuangan.

    "Dari trader saham dan crypto jadi menteri, sekarang balik jadi trader lagi," sebut YAS, yang berada di sebuah taman dekat jalan itu.

    Kini, unggahan video tersebut telah mendapat 62 ribu like, lebih dari 1.600 komentar, dan lebih dari 6 ribu diteruskan ke pengguna lain.

  2. 2. Prabowo copot Purbaya sebagai Menteri Keuangan

    Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/20
    Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara, sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya hanya menjabat sebagai Menteri Keuangan sekitar satu tahun, setelah dilantik pada 8 September 2025.

    Pelantikan Suahasil digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Suahasil kemudian mengucap sumpah jabatan yang didiktekan Presiden Prabowo.

  3. 3. Suahasil ungkap alasan gantikan Purbaya

    Suahasil Nazara resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Senin
    Suahasil Nazara resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Senin (14/9/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Suahasil mengungkapkan alasan Presiden Prabowo menggantikan Purbaya. Dia menyebut, Prabowo memberikan mandat agar dirinya melanjutkan tugas sebagai Menkeu hingga berakhirnya masa Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

    "Melalui Bapak Presiden, Bapak Presiden memberikan arahan supaya saya menyelesaikan masa Kabinet Merah Putih 2024-2029 sebagai Menteri Keuangan," kata Suahasil di Kantor Kemenkeu, Senin (14/9/2026).

    Menurut Suahasil, mandat utama yang diberikan kepadanya adalah menjaga keuangan negara. Selain itu, ia diminta memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berfungsi sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    "Tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan," katanya.

    Suahasil menjelaskan, manfaat APBN bagi perekonomian dapat disalurkan melalui berbagai aspek, di antaranya konsumsi masyarakat, investasi, belanja pemerintah, hingga aktivitas ekspor.

    Ia juga meminta seluruh jajaran Kementerian Keuangan melanjutkan berbagai pekerjaan yang telah berjalan. Menurutnya, kesinambungan pekerjaan penting untuk menjaga kredibilitas institusi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Keuangan.

    "Saya yakin Anda (pegawai Kemenkeu) mengerti tugas Anda, betul? Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tegasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More