Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemuda Sukabumi Injak Al-Qur'an Ditangkap, Tak Terlibat Aliran Manapun

Pemuda Sukabumi Injak Al-Qur'an Ditangkap, Tak Terlibat Aliran Manapun
Polres Sukabumi ringkus pelaku penistaan Al Qur'an/dok Polres Sukabumi
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga melakukan penistaan agama dengan menginjak Al Qur'an viral di media sosial.

Video berdurasi 14 detik ini diunggah pertama kali di akun media sosial Facebook bernama Dika Eka sontak menghebohkan warganet. Tak berlangsung lama, aparat kepolisian menangkap pria yang membuat resah warganet.

  1. 1. Tersangka merupakan pasangan suami istri

    Polres Sukabumi ringkus pelaku penistaan Al Qur'an/dok Polres Sukabumi
    Polres Sukabumi ringkus pelaku penistaan Al Qur'an/dok Polres Sukabumi

    Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, tersangka merupakan pasangan suami istri berinisial CER (25) dan SL (24).

    "Mereka berhasil diamankan Satreskrim Polres Sukabumi Kota pada pukul 10.00 WIB di sebuah rumah makan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Kedua tersangka diamankan berdasarkan laporan Polisi nomor LP/B/163/V/2022/Jabar/Res Smi Kota," ujarnya dalam siaran tertulis, Jumat (6/5/2022).

  2. 2. Video dibuat atas perintah istri

    Polres Sukabumi ringkus pelaku penistaan Al Qur'an/dok Polres Sukabumi
    Polres Sukabumi ringkus pelaku penistaan Al Qur'an/dok Polres Sukabumi

    Dia menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, video tersebut dibuat pada 2020. Alasan tersangka membuat video tersebut karena diperintahkan sang istri.

    "Berdasarkan keterangan terduga pelaku, perbuatan mereka tersebut tidak terlibat dengan organisasi maupun aliran manapun. Mereka membuat video tersebut murni atas keperluan pribadi mereka," ujar dia.

  3. 3. Tersangka mengaku kurang pemahaman agama

    Polres Sukabumi ringkus pelaku penistaan Al Qur'an/dok Polres Sukabumi
    Polres Sukabumi ringkus pelaku penistaan Al Qur'an/dok Polres Sukabumi

    Terkait narasi yang berada dalam video berdurasi 14 detik tersebut, mereka mengakui tidak ada maksud untuk menantang maupun melukai umat muslim.

    "Mereka mengakui perilakunya tersebut karena kurangnya pemahaman agama yang mereka miliki," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More