Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polri Tangkap 4 Terduga Teroris Jaringan JAD di Batang Jawa Tengah

Polri Tangkap 4 Terduga Teroris Jaringan JAD di Batang Jawa Tengah
Ilustrasi Densus 88 menggerebek terduga teroris. ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Share Article

Jakarta, IDN Times - Meski Indonesia sedang disibukkan dengan penanganan epidemi virus corona, kepolisian tetap bekerja untuk menindak terduga teroris. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya kembali mengamankan terduga teroris di wilayah Jawa Tengah.

"Densus 88 melaksanakan kegiatan penangkapan di Jawa Tengah berawal dari tanggal 22 Maret pada hari Rabu tahun 2020 sekitar pukul 15.50 WIB," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/3).

  1. 1. Empat terduga teroris ditangkap

    Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Argo Yuwono (Dok. Humas Polri)
    Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Argo Yuwono (Dok. Humas Polri)

    Argo menjelaskan, ada empat terduga teroris yang ditangkap. Mereka ditangkap di kecamatan Subah, Batang, Jawa Tengah. "Yang diamankan inisial MW, kemudian NF, kemudian NS, dan MT," ujarnya.

  2. 2. Satu teroris sempat melawan menggunakan samurai

    xx
    xx

    Argo mengatakan sebenarnya ada lima terduga teroris yang akan ditangkap. Namun, satu terduga yang tak disebutkan namanya, melawan aparat Densus 88 menggunakan samurai. Alhasil, timah panas dilontarkan kepadanya.

    "Sementara, jenazah ada di Rumah Sakit Bhayangkara, Semarang," kata Argo.

  3. 3. Empat terduga teroris termasuk jaringan JAD

    Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

    Dari penangkapan keempatnya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah samurai, satu buah golok, sangkur pemandu, dan bahan-bahan peledak lainnya.

    "Juga ada 10 bungkus korek api dan juga ada 10 resistor di sana. Dan empat buah handphone, 24 botol plastik kecil dan 24 botol berisi cairan. Itu barang bukti yang kita diamankan," tuturnya.

    Jenderal bintang satu itu menambahkan, mereka merupakan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Jaringan JAD dari wilayah Makassar, Semarang, Temanggung, dan Kendal," ucapnya.

    Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN: Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More