China Kecam India atas Penamaan 27 Lokasi di Wilayah Sengketa

- India menetapkan 27 nama resmi lokasi di Arunachal Pradesh, termasuk celah gunung dan danau, untuk peta resmi; pemerintah menegaskan wilayah itu berada dalam administrasi India.
- China mengecam penamaan sepihak India sebagai tindakan ilegal yang tidak mengubah klaim Beijing atas Arunachal Pradesh, yang disebut Zangnan, serta meminta sengketa ditangani melalui dialog.
- Sengketa perbatasan sepanjang sekitar 3.488 kilometer kembali menguji pemulihan hubungan China-India pascabentrokan 2020, saat kedua negara menjaga komunikasi diplomatik dan militer.
Jakarta, IDN Times - China mengecam keputusan India menetapkan nama resmi baru untuk 27 lokasi geografis di Arunachal Pradesh, wilayah perbatasan Himalaya yang menjadi sengketa kedua negara. Beijing menyatakan penamaan sepihak tersebut tidak mengubah klaim kedaulatannya atas wilayah yang disebut Zangnan.
Penetapan nama oleh India diumumkan pada Jumat (7/8/2026), ketika hubungan kedua negara berupaya dipulihkan setelah ketegangan dalam beberapa tahun terakhir. Kementerian Luar Negeri China kemudian menyampaikan keberatan atas langkah tersebut pada Senin (10/8/2026).
1. India menetapkan nama resmi untuk 27 lokasi

potret bendera India yang sedang berkibar (pexels.com/Beauty Of Pixels) Pemerintah India memasukkan 27 lokasi di Arunachal Pradesh ke dalam daftar nama geografis standar. Kementerian Dalam Negeri India menyebut langkah ini bertujuan memperjelas identifikasi lokasi dalam peta resmi dan meningkatkan pemahaman publik.
Daftar tersebut mencakup sejumlah celah gunung, seperti Dzo La, Riza La, Pukur La, dan Thag La, serta Danau Sambho Sarovar. Beberapa lokasi lain, termasuk Longju dan Maja, memiliki arti strategis karena pernah menjadi lokasi konflik atau ketegangan militer.
Pemerintah India menyatakan penetapan nama dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah Arunachal Pradesh. Otoritas setempat juga menegaskan wilayah tersebut berada di bawah administrasi dan pengamanan India.
"Arunachal Pradesh dulu, sekarang, dan akan selalu menjadi bagian yang integral dan tidak terpisahkan dari India," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, dilansir The Vibes.
2. China menolak perubahan nama wilayah sengketa

ilustrasi bendera China (pexels.com/@aboodi) Kementerian Luar Negeri China menolak penetapan nama baru yang dilakukan India. Beijing menyebut perubahan tersebut tidak memiliki dasar hukum dan tidak memengaruhi klaim China atas wilayah yang disebut Zangnan.
China juga menilai penamaan sepihak dapat memperumit upaya penyelesaian sengketa perbatasan. Pemerintah dan sejumlah akademisi di Beijing mengingatkan bahwa persoalan tersebut membutuhkan penanganan melalui dialog kedua negara.
"Upaya India untuk menggantikan nama-nama yang telah lama digunakan oleh China adalah ilegal dan tidak sah, serta tidak dapat mengubah fakta bahwa Zangnan milik China," kata Kementerian Luar Negeri China.
Beijing sebelumnya telah menggunakan nama-nama geografis versinya sendiri untuk sejumlah lokasi di Arunachal Pradesh. India menolak klaim tersebut dan mempertahankan wilayah itu sebagai bagian dari negaranya.
3. Sengketa perbatasan menguji pemulihan hubungan bilateral

Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dalam KTT SCO di Tianjin, China. (x.com/@narendramodi) Sengketa China dan India mencakup perbatasan sepanjang sekitar 3.488 kilometer yang belum memiliki batas yang disepakati kedua negara. Arunachal Pradesh menjadi salah satu kawasan utama yang diperebutkan karena China mengklaim sebagian besar wilayah tersebut sebagai Zangnan.
Perselisihan terbaru muncul ketika kedua negara berupaya menjaga komunikasi diplomatik dan militer. Hubungan bilateral sempat memburuk setelah bentrokan antara pasukan kedua negara di perbatasan pada 2020.
India juga membantah laporan mengenai dugaan perambahan terbaru oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China dan pembangunan kamp di Arunachal Pradesh. Pemerintah India meminta publik memeriksa informasi tersebut sebelum menyebarkannya.





















