Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Prabowo Akui Masih Ada Pejabat Mengecewakan, Sentil Pengusaha Nakal

Prabowo Akui Masih Ada Pejabat Mengecewakan, Sentil Pengusaha Nakal
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Intinya Sih

  • Presiden Prabowo mengakui masih ada pejabat dan birokrat yang kinerjanya mengecewakan, meski banyak juga petugas yang telah bekerja luar biasa untuk bangsa.
  • Ia menegaskan pentingnya kejujuran dalam berbicara dan meminta pejabat tidak hanya menyampaikan hal-hal manis tanpa menyentuh fakta di lapangan.
  • Prabowo menekankan komitmen perang terhadap korupsi serta menyoroti peran pengusaha nakal yang menyebabkan kebocoran kekayaan negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengakui masih ada pejabat yang memiliki kinerja mengecewakan. Hal itu Prabowo sampaikan saat acara peresmian 218 jembatan se-Indonesia secara daring.

Menurut Prabowo, kekurangan yang terjadi pada bangsa Indonesia merupakan bagian dari kinerja pejabat yang mengecewakan.

"Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas," ujar Prabowo, Senin (9/3/2026).

1. Prabowo minta para pejabat tak hanya bicara yang manis

Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo kemudian meminta kepada para pejabat untuk tidak hanya bicara yang manis-manis saja. Melainkan berbicara fakta untuk menyelesaikan masalah.

"Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa, di lain pihak masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara. Ini harus kita akui, janganlah kita selalu bicara yang baik-baik, yang manis-manis," kata dia.

2. Prabowo tegaskan perang terhadap korupsi

Presiden Prabowo
Presiden Prabowo berpidato dalam St. Peterburg International Economic Forum (SPIEF) '25 di Rusia, Jumat (20/6/2025) (dok. BPMI Sekretariat Presiden)

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan pemerintahannya perang terhadap korupsi. Semua kekayaan negara harus bisa dinikmati rakyat.

"Untuk itu, saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat," ucap dia.

3. Prabowo sentil pengusaha nakal

Presiden Prabowo
Presiden Prabowo berpidato dalam St. Peterburg International Economic Forum (SPIEF) '25 di Rusia, Jumat (20/6/2025) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo kemudian menyentil para pengusaha nakal. Menurutnya, mereka juga berperan menghadirkan praktik korupsi.

"Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara. Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang, kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apa pun," imbuhnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More