Prabowo Minta Kasus Brimob Lindas Affan Diproses Cepat dan Transparan

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Polri untuk menyelesaikan kasus kematian pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dengan cepat dan transparan. Tercatat, ada tujuh pelaku anggota Brimob.
"Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan atau pun pelanggaran, saat ini Kepolisian RI telah melakukan proses pemeriksaan," ujar Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025).
"Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik," sambungnya.
Diketahui, demonstrasi besar-besaran hingga berujung kerusuhan terjadi di sejumlah titik di ibu kota, di antaranya di Mako Brimob Kwitang, Markas Polda Metro Jaya, dan Gedung DPR RI. Massa merusak sejumlah fasilitas umum seperti membakar pos polisi, halte bus Transjakarta, dan halte MRT.
Demo besar-besaran ini dipicu kemarahan warga atas kemewahan tunjangan anggota DPR RI, dan kematian seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan, yang tewas dilindas kendaraan taktis polisi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.