Survei: Mayoritas Publik Yakin MBG Berpotensi Dikorupsi

- Mayoritas masyarakat percaya program MBG berpotensi dikorupsi, sebanyak 61,7 persen warga meyakini adanya celah korupsi dalam program tersebut.
- Burhanuddin menyatakan hasil survei ini menjadi pekerjaan rumah serius bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membenahi tata kelola program dengan anggaran jumbo tersebut.
- Sebanyak 60,6 persen publik merasa cukup puas dengan MBG; mayoritas Gen Z merasa puas dengan presentasi mencapai 72,8 persen.
Jakarta, IDN Times - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis survei terbarunya tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas masyarakat meyakini program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut berpotensi dikorupsi.
Dalam survei tersebut tercermin, sebanyak 61,7 persen responden percaya ada celah korupsi dalam program MBG. Sedangkan, terdapat 33 persen responden meyakini program MBG bersih dari korupsi.
"Yang mengatakan percaya MBG itu bersih dari korupsi itu minoritas ya. Jadi, ada 33 persen yang mengatakan sangat percaya atau percaya, program ini bersih dari isu korupsi ya. Tapi, mayoritas sebesar 61,7 persen warga mengevaluasi ada indikasi ya kurang sedap," kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam jumpa pers, Minggu (8/2/2026).
Burhanuddin mengatakan, hasil survei ini menjadi pekerjaan rumah serius bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membenahi tata kelola program dengan anggaran jumbo tersebut.
Artinya, BGN harus meningkatkan integritas kelembagaannya agar tidak ada praktik-praktik moral hazard dalam program MBG. Sebab, secara geografis mayoritas kepercayaan masyarakat sangat tinggi, program MBG tidak bersih dari praktik korupsi.
"Jadi, artinya perlu dinaikkan tingkat integritas pelaksanaan MBG sehingga warga mempersepsi program ini bersih dari korupsi," kata Burhanuddin.
Dalam jajak pendapat tersebut juga tercermin, sebanyak 60,6 persen publik merasa cukup puas dengan MBG, sangat puas hanya 12,2 persen, dan tidak puas sebanyak 24,4 persen.
Artinya, mayoritas publik yang merasa puas terhadap MBG dengan presentasi mencapai 72,8 persen. Survei tersebut juga mencerminkan sebanyak 80,7 persen kelompok Gen Z puas dengan program MBG.
"Jadi, yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat. Nah, kalau yang puas total 72,8 persen, tapi yang betul-betul sangat puas itu masih slow gitu ya, 12,2 persen," kata dia.
Survei Indikator Politik Indonesia digelar pada 15-21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara secara langsung dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen dengan margin of error sekitar 2,9 persen.













