Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Tertibkan Mal Pasang Pagar Tinggi, Buat Citra Jakarta Tak Aman

Pramono Tertibkan Mal Pasang Pagar Tinggi, Buat Citra Jakarta Tak Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Jakarta Budget Talks di Balai Kota, Rabu (22/7/2026). (Youtube.com/dkijakarta)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menertibkan mal-mal yang memasang pagar tinggi karena berpotensi menciptakan persepsi negatif bahwa Jakarta tidak aman.
  • Pramono menilai pagar berlebihan tidak diperlukan, sebab dapat mengurangi kenyamanan masyarakat dan memberi kesan Ibu Kota tengah menghadapi masalah keamanan.
  • Sejumlah lokasi memasang pagar tinggi menjelang Agustus 2026, termasuk Blok M Plaza, Mall Kota Kasablanka, dan gedung BNI; pemasangan di Blok M Plaza masih berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung segera menertibkan mal-mal di Jakarta yang memasang pagar tinggi. Hal ini menghebohkan Jakarta dalam sepekan terakhir.

Menurut Pramono, pemasangan pagar tinggi yang dilakukan secara masif dalam beberapa waktu terakhir berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap kondisi keamanan Ibu Kota.

"Jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Padahal menurut saya, sebagai Gubernur Jakarta, dan saya melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum di berbagai sektor, saya meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja," tegas Pramono pada Sabtu (1/8/2026) malam

1. Pagar dibuat sangat tinggi

Blok M Plaza pasang pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter, Jumat (31/7/2026).
Blok M Plaza pasang pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter, Jumat (31/7/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono mengaku mengikuti perkembangan pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta

"Jadi, saya mengikuti dengan seksama adanya pemasangan di beberapa tempat pagar-pagar yang kemudian menjadi sangat tinggi sekali," katanya.

2. Pagar yang berlebih-lebihan

IMG-20260731-WA0039.jpg
Pagar di gedung BNI Pejompongan (IDN Times/Lia Hutasoit)

Ia menilai langkah tersebut tidak perlu dilakukan secara berlebihan karena dapat mengurangi rasa nyaman masyarakat sekaligus menciptakan kesan bahwa Jakarta sedang menghadapi persoalan keamanan.

"Secara pribadi sebagai Gubernur Jakarta tentunya saya tetap berkeinginan apa pun Jakarta itu aman, nyaman, dan juga bagi para pelaku bisnis, termasuk pemilik mal, properti, perkantoran, dan sebagainya, tidak perlu kemudian harus memasang pagar yang berlebihan," ujarnya.

3. Sejumlah mal dan gedung pasang pagar tinggi

IMG-20260731-WA0038.jpg
Pagar di gedung BNI Pejompongan (IDN Times/Lia Hutasoit)

Sejumlah mal dan gedung di Jakarta dikabarkan membangun pagar tinggi menjelang memasuki Agustus 2026. Pembangunan pagar itu ramai diperbincangkan di media sosial.

Pengelola Blok M Plaza mulai memasang pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter di sisi luar area mal yang berbatasan langsung dengan jalan raya. Pembangunan pagar tersebut masih berlangsung pada Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, pagar baru dipasang memanjang mengikuti batas lahan mal yang menghadap ke jalan raya. Tidak hanya Blok M, Mall Kota Kasablanka dan gedung BNI juga memasang pagar tinggi beberapa pekan terakhir

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More