Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ratusan Santri Kunjungi Istana, Disambut Langsung Seskab Teddy

Ratusan Santri Kunjungi Istana, Disambut Langsung Seskab Teddy
Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya ketika menyambut 300 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Tangerang dalam program 'Istana untuk Anak Sekolah'. (Dokumentasi Sekretariat Kabinet)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Ratusan santri dan pengajar Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin berkunjung ke Istana Kepresidenan Jakarta, disambut langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
  • Para santri diajak mengenal sejarah bangsa, fungsi bangunan di kompleks Istana, serta peran lembaga pemerintahan yang memperluas wawasan kebangsaan mereka.
  • Program ‘Istana untuk Anak Sekolah’ yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bertujuan menumbuhkan semangat belajar, cinta Tanah Air, dan pemahaman tata kelola pemerintahan bagi generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Hari ini menjadi hari yang membahagiakan bagi ratusan santri dan pengajar Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin. Sebab, mereka mendapat kesempatan untuk mengunjungi langsung Istana Kepresidenan Jakarta. Ketibaan mereka bahkan disambut oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Salah seorang santriwati bernama Kanza mengaku antusias bisa menjejakkan kaki di Istana Kepresidenan. "Menurut saya ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi hidup saya karena tidak sembarang orang bisa masuk ke sini," ungkap Kanza seperti dikutip dari keterangan Sekretariat Kabinet, Kamis (25/6/2026).

Selama berada di Istana, ratusan santri dan pengajar diajak berkeliling ke berbagai sudut kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk mengenal lebih dekat sejarah bangsa, fungsi berbagai bangunan di lingkungan Istana hingga koleksi benda-benda bersejarah yang tersimpan di dalamnya. Kegiatan itu menjadi sarana edukasi yang memperkaya wawasan sejarah dan kebangsaan para peserta.

Santriwati lainnya Zahira Rania dan Syifa juga mengaku kagum terhadap bangunan Istana Kepresidenan. Kekaguman mereka bahkan sudah muncul sejak pertama kali memasuki kawasan Istana.

"Tadi pas masuk gerbangnya itu udah bagus banget, udah keren banget. View-nya bagus banget. Jadi, kita nyangka juga bakalan ada di sini," tutur dia.

1. Para santri dapat pengetahuan soal isi kompleks Istana Kepresidenan

Teddy Indra Wijaya
Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya ketika menyambut 300 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Tangerang dalam program 'Istana untuk Anak Sekolah'. (Dokumentasi Sekretariat Kabinet)

Lebih lanjut santri lainnya, Rafli menuturkan dengan kunjungan ke Istana Kepresidenan membuatnya paham bahwa kompleks Istana Kepresidenan tak hanya terdiri atas bangunan istana utama. Tetapi, juga berbagai fasilitas dan lembaga pendukung pemerintahan.

"Alhamdulilah, setelah kami mengelilingi Istana Presiden ternyata begitu banyak bangunan yang berdiri. Tidak hanya terdiri dari Istana Presiden tetapi juga bangunan lainnya seperti Sekretariat Militer hingga Wakil Presiden," katanya.

Ia mengaku juga jadi paham tupoksi para kabinet di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto seperti apa. Manfaat senada juga dirasakan oleh salah satu pengajar di Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin.

Ia berharap program kunjungan Istana bisa terus berlanjut agar semakin banyak pelajar yang memperoleh kesempatan belajar langsung untuk mengenal sejarah dan pemerintahan di Istana Kepresidenan.

"Harapan ke depannya mungkin (program) terus berjalan dan berlanjut. Karena ini sangat mengedukasi kami, khususnya para pelajar dan lembaga pendidikan, khususnya pesantren. Karena kami bisa melihat lebih dekat bagaimana pemerintahan menjalani program-programnya," tutur dia.

2. Seskab Teddy berharap kunjungan ke Istana bisa menumbuhkan rasa cinta Tanah Air

Teddy Indra Wijaya
Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya ketika menyambut 300 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Tangerang dalam program 'Istana untuk Anak Sekolah'. (Dokumentasi Sekretariat Kabinet)

Sementara, Sekretaris Kabinet, Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya mengaku bahagia bisa menyambut 300 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Tangerang. Mereka saat ini sedang duduk di kelas 10 hingga 12.

"Mereka datang untuk ikut program Istana untuk Anak Sekolah di Istana Kepresidenan Jakarta. Melihat semangat dan rasa ingin tahu mereka menjadi kebahagiaan tersendiri," kata pria yang merupakan prajurit TNI aktif itu.

Bahkan, di dalam kunjungan ratusan santri itu, mereka juga dikenalkan mengenai fungsi pasukan pengamanan yang berada di Istana. Hal itu terlihat dari dokumentasi di mana sejumlah personel pengamanan mulai dari paspampres, polisi militer hingga personel Brimob ikut ditunjukkan di hadapan ratusan santri.

"Semoga kunjungan ini tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, semangat belajar, dan keyakinan bahwa mereka adalah bagian dari masa depan Indonesia," tutur dia.

3. Program Istana untuk Anak Sekolah merupakan inisiasi langsung Prabowo

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya
Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya ketika menyambut 300 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Tangerang dalam program 'Istana untuk Anak Sekolah'. (Dokumentasi Sekretariat Kabinet)

Sementara, program Istana untuk Anak Sekolah diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan dimulai sejak 7 April 2026. Teddy mengatakan program itu merupakan wujud komitmen pemerintah untuk membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda agar dapat mengenal lebih dekat sejarah bangsa, memahami tata kelola pemerintahan, dan menumbuhkan semangat kebangsaan serta kecintaan terhadap Tanah Air sejak dini.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More