Saingi Mobile Legends, Pertandingan Ikan Maskoki Dibuka di Bogor

- Menurut Tommy, visi besar dari acara ini adalah menaikkan kelas ikan maskoki agar sejajar dengan popularitas ikan Koi atau Arwana. Kualitas budidaya Indonesia sudah diakui oleh kolektor internasional.
- Kompetisi ini bukan sekadar pamer ikan bagus, tapi ajang pembuktian skill merawat atau grooming. Ada 50 peserta (groomer) yang datang dari berbagai kota harus merawatnya secara maksimal selama 100 hari ke depan.
- Meski biaya pendaftaran mencapai Rp7,5 juta lebih tinggi dari harga pasaran ikan grade show biasa.
Bogor, IDN Times - Dunia hobi ikan hias di Indonesia sedang naik daun. Tidak sekadar pelihara ikan di akuarium, kini memelihara ikan maskoki sudah bertransformasi menjadi lifestyle yang bergengsi di kalangan anak muda.
Series 1 Groomers Elite Championship Goldfish 2026 resmi dibuka di FullBelly Eat Bogor. Ketua Penyelenggara, Tommy Nurdiansa Alamsaputra, mengungkap alasan acara ini beda dari kompetisi ikan biasa.
Jika biasanya kontes ikan terasa kaku, Tommy dan tim mencoba mendobrak stigma tersebut. Ia mengemas kompetisi ini dengan atmosfer ala turnamen game yang sedang digandrungi anak muda.
"Kita coba bikin konsepnya seperti kompetisi-kompetisi game, kayak Mobile Legends yang lagi rame tuh. Jadi memang kita mau jadikan dunia hobi ini sebagai lifestyle. Kita kembangkan biar para hobis bangga kalau miara ikan itu salah satu lifestyle pemuda," ujar Tommy di FullBelly Eat Bogor, Minggu (8/2/2026).
1. Ambisi membawa maskoki Indonesia mendunia

Menurut Tommy, visi besar acara ini adalah menaikkan kelas ikan maskoki agar sejajar dengan popularitas ikan Koi atau Arwana. Apalagi, kualitas budidaya Indonesia sebenarnya sudah diakui kolektor internasional.
"Saat ini ikan maskoki Indonesia kualitasnya sangat baik. Pengiriman kita sudah sering ke Vietnam, Filipina, Malaysia, Rusia, sampai Singapura. Lewat event ini, kita pengen breeder dan seller punya kesempatan bikin maskoki kita makin terkenal di dunia," katanya.
2. Tantangan 100 hari untuk 50 Groomer Pro

Tommy menuturkan, kompetisi ini bukan sekadar pamer ikan bagus, tapi ajang pembuktian skill merawat atau grooming. Ada 50 peserta (groomer) yang datang dari berbagai kota seperti Jabodetabek, Kudus, Medan, Semarang, Jogja, hingga Bandung.
Penyelenggara memilih ikan secara langsung dan harus merawatnya secara maksimal. Pemenangnya pun baru akan ditentukan setelah masa perawatan intensif selama 100 hari ke depan.
3. Paket pendaftaran "Sultan" dengan benefit melimpah

Tommy mengatakan, meski biaya pendaftaran mencapai Rp7,5 juta lebih tinggi dari harga pasaran ikan grade show biasa, yang berkisar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per peserta, tiap peserta mendapatkan fasilitas lengkap.
Dengan harga tersebut, para groomer sudah "siap tempur" tanpa pusing memikirkan peralatan. Dengan total hadiah mencapai Rp50 juta untuk juara 1, kompetisi ini diprediksi bakal melahirkan para ahli baru di dunia maskoki Indonesia.
"Di kompetisi ini harganya Rp7,5 juta, tapi dia mendapatkan benefit lain seperti pakan 20 kg, lampu, tank, hingga obat-obatan. Jadi hadiahnya (gift) lebih banyak, dan dia sudah dapat ikannya juga," jelas Tommy.


















