Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

China Cabut Vonis Mati Warga Kanada yang Terjerat Kasus Narkoba

bendera China
bendera China (unsplash.com/CARLOS DE SOUZA)
Intinya sih...
  • Pengacara konfirmasi pemberitahuan resmi dari pengadilan tertinggi China kepada Schellenberg dan reaksi keluarga yang positif terhadap pembatalan vonis mati.
  • Kronologi eskalasi kasus Schellenberg, mulai dari hukuman penjara 15 tahun, sidang ulang kilat, hingga perubahan vonis menjadi hukuman mati.
  • Perubahan sikap peradilan China berkaitan dengan upaya pemulihan hubungan dagang yang didorong oleh pemerintahan Carney untuk mengurangi ketergantungan pada AS di tengah ancaman tarif.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mahkamah Agung Rakyat China telah membatalkan vonis hukuman mati terhadap warga negara Kanada, Robert Lloyd Schellenberg. Keputusan pengadilan tertinggi Beijing itu diumumkan pada Jumat (6/2/2026), menyusul tanda-tanda meredanya ketegangan diplomatik antara kedua negara.

Schellenberg ditahan otoritas China pada 2014 atas tuduhan penyelundupan narkoba. Selanjutnya kasus ini akan dikembalikan ke Pengadilan Tinggi Rakyat Liaoning untuk disidangkan ulang. Pembatalan vonis terjadi tak lama setelah Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyepakati kemitraan strategis baru dengan Presiden Xi Jinping di Beijing bulan lalu.

1. Konfirmasi pengacara dan reaksi keluarga

Bendera Kanada. (unsplash.com/Praveen Kumar Nandagiri)
Bendera Kanada. (unsplash.com/Praveen Kumar Nandagiri)

Pengacara Schellenberg, Zhang Dongshuo, mengonfirmasi kliennya telah menerima pemberitahuan resmi dari pengadilan tertinggi China. Zhang memastikan proses hukum selanjutnya akan berpindah kembali ke pengadilan tingkat provinsi, meskipun jadwal sidang ulang belum ditetapkan.

Dalam pertemuan tatap muka di Dalian pada Jumat, Zhang menggambarkan kondisi kliennya tampak cukup tenang dan santai setelah mendengar putusan. Schellenberg sendiri telah ditahan di kota pelabuhan wilayah timur laut China itu selama lebih dari satu dekade sejak penangkapan pertamanya.

Pihak keluarga menyambut baik perkembangan hukum ini setelah bertahun-tahun hidup dalam ketidakpastian. Mereka berharap proses persidangan ulang nanti akan membawa hasil yang lebih baik.

"Perlu waktu untuk memproses berita ini dan dampak yang ditimbulkan pada kasus Bob. Namun, jelas sangat menggembirakan melihat perkembangan ini," ujar perwakilan pihak keluarga, Anna Marie White, dilansir CBC News.

2. Kronologi eskalasi kasus Schellenberg

Ilustrasi pengadilan. (unsplash.com/Tingey Injury Law Firm)
Ilustrasi pengadilan. (unsplash.com/Tingey Injury Law Firm)

Pria asal British Columbia itu awalnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada 2018 setelah dinyatakan bersalah menyelundupkan 222 kilogram metamfetamin. Schellenberg sempat mengajukan banding atas putusan awal karena bersikeras tidak bersalah.

Situasi hukum berubah drastis setelah penangkapan CFO Huawei, Meng Wanzhou, di Vancouver pada Desember 2018 yang memicu kemarahan Beijing. Pengadilan di Dalian kemudian menggelar sidang ulang kilat pada Januari 2019 dan memperberat hukuman Schellenberg menjadi vonis mati karena vonis sebelumnya dianggap terlalu ringan.

Amnesty International sempat mengecam sidang ulang satu hari tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional secara terang-terangan. Hubungan kedua negara langsung memburuk, ditandai pula dengan penahanan dua warga Kanada lain, Michael Spavor dan Michael Kovrig, atas tuduhan spionase.

Berbeda dengan Schellenberg yang masih berjuang di jalur hukum, Meng Wanzhou telah dibebaskan pada September 2021 setelah kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS). Dua warga Kanada lainnya, Spavor dan Kovrig, juga dibebaskan dan kembali ke Kanada pada bulan yang sama.

3. Diplomasi dagang di tengah tekanan tarif AS

Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Mark Carney
Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Mark Carney (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)

Perubahan sikap peradilan China dinilai berkaitan dengan upaya pemulihan hubungan dagang yang didorong oleh pemerintahan Carney. Kanada tengah berupaya mendiversifikasi pasar ekspor guna mengurangi ketergantungan pada AS di tengah ancaman tarif.

Sektor-sektor kunci ekonomi Kanada mengalami pukulan akibat kebijakan tarif agresif dari Presiden AS Donald Trump. Carney menegaskan, Ottawa tidak bisa lagi hanya mengandalkan Washington sebagai mitra dagang utama bagi masa depan ekonomi negara.

Global Affairs Canada (GAC) menyatakan telah mengetahui putusan pengadilan dan memastikan layanan konsuler tetap berjalan bagi Schellenberg. Pemerintah Kanada tetap pada pendiriannya menolak hukuman mati bagi warganya di luar negeri.

"Kanada telah mengadvokasi pemberian grasi dalam kasus ini, seperti yang dilakukan terhadap semua warga Kanada yang dijatuhi hukuman mati," tutur juru bicara GAC, Thida Ith, dilansir The Straits Times.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Anak Muammar Khadafi

09 Feb 2026, 08:09 WIBNews