Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sosok Fery Irawan, Pegawai KKP Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 di Sulsel

Tim SAR berupaya mengevakuasi jenazah salah satu korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (Dok. Basarnas Makassar)
Tim SAR berupaya mengevakuasi jenazah salah satu korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (Dok. Basarnas Makassar)
Intinya sih...
  • Fery Irawan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungannya, terutama saat menjabat sebagai Ketua Panitia Qurban pada 2018.
  • Meskipun sering dinas luar kota, Fery tetap peduli pada anak-anak di lingkungannya dan memantau kondisi keluarganya melalui telepon.
  • Informasi mengenai jatuhnya pesawat yang ditumpangi Fery pertama kali diterima dari sesama kolega KKP yang tinggal di kompleks yang sama.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times Kabar duka menyelimuti warga RT 06/RW 03, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat. Salah satu warga mereka, Fery Irawan, yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Ketua RT 06, Ari Fakhrizal, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas musibah yang menimpa warganya tersebut. Fery Irawan dikenal warga sebagai pribadi yang hangat dan ringan tangan. Meski sibuk dengan pekerjaannya di kementerian, ia selalu menyempatkan diri untuk bersosialisasi jika sedang berada di rumah.

"Pak Fery ini orangnya baik, ramah, dan aktif bermasyarakat. Waktu beliau masih sering ada di wilayah, beliau ikut kegiatan warga dan juga aktif di masjid," ujar Ari, Minggu, 18 Januari 2026.

1. Pernah menjabat sebagai Ketua Panitia Qurban

Rumah pilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport
Rumah pilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport. (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Kedekatan Fery dengan warga bukan sekadar sapaan di jalan. Ari mengenang momen pada 2018 ketika Fery mengemban tanggung jawab besar dalam kegiatan keagamaan di lingkungannya. Saat itu, komunikasi antarwarga sangat intens karena dedikasi Fery.

"Terakhir komunikasi intens itu 2018, saat beliau dipercaya menjadi ketua panitia qurban di wilayah ini. Pada masa itu, beliau sangat aktif dan dekat dengan warga," kenang Ari.

2. Sangat peduli pada anak-anak meski sering dinas luar kota

Sosok Fery Irawan, Pegawai KKP Korban Pesawat Jatuh di Pangkep
Tim SAR gabungan mencari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (dok. Basarnas Makassar)

Seiring dengan jabatan barunya sebagai pengawas di KKP, intensitas pertemuan Fery dengan tetangga memang berkurang. Ia lebih sering berada di luar daerah dan hanya pulang ke Bogor pada akhir pekan. Namun, ia selalu memantau kondisi keluarganya melalui telepon dan menitipkan pesan kepada pengurus RT.

"Terakhir komunikasi paling lewat telepon, soal anak-anaknya yang sering bermain di sini. Beliau titip supaya kami ikut menjaga, karena anak-anaknya aktif bergaul dengan anak-anak warga," ungkap Ari.

3. Kabar duka pertama kali diterima dari sesama kolega KKP

Sosok Fery Irawan, Pegawai KKP Korban Pesawat Jatuh di Pangkep
Keluarga korban pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport PK-THT menjalani proses ante mortem dalam tahapan Disaster Victim Identification (DVI) di Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Makassar, Minggu (18/1/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Informasi mengenai jatuhnya pesawat yang ditumpangi Fery diterima warga pada Sabtu malam sekitar pukul 17.00 WIB. Informasi tersebut valid karena banyak rekan kerja Fery di KKP yang juga tinggal di kompleks yang sama.

"Informasi awal kami terima dari petinggi KKP yang tinggal di sini juga. Kebetulan kompleks kami banyak dihuni pegawai KKP. Kabar yang kami dapat, disebutkan bahwa salah satu penumpang pesawat itu benar atas nama Fery Irawan," jelas Ari.

Saat ini, istri dan kedua anak Fery yang masih duduk di bangku SMP dan SD tengah berada di Bekasi, untuk menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. Warga RT 06 pun terus memanjatkan doa terbaik, untuk keselamatan Fery Irawan.

"Kami sebagai tetangga terdekat sangat berharap beliau bisa ditemukan dalam kondisi apapun. Kami terus berdoa semoga keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

15 Momen Seru di Program Semangat Awal Tahun 2026

20 Jan 2026, 06:31 WIBNews