"Sehubungan dengan viralnya pernyataan dan analisa saya dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini, yang menimbulkan spekulasi dan berbagai salah penafsiran, saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan, dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut," ujar Budi Arie dalam pernyataan videonya yang dikirim kepada IDN Times, Rabu (26/8/2026).
TOP 5: Budi Arie Minta Maaf hingga Menag Nasaruddin Tepis Isu Mundur

- Budi Arie Setiadi meminta maaf atas potongan video viral mengenai kemungkinan percepatan politik sebelum Pemilu 2029 yang memicu spekulasi dan salah tafsir.
- Berbagai elemen, termasuk AMPB dan mahasiswa, berencana berdemonstrasi di depan Gedung DPR pada 27 Agustus 2026 membawa tuntutan terkait hukum, tata kelola, dan kesejahteraan.
- KPK menahan Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda sebagai tersangka pengembangan perkara korupsi, sementara Nasaruddin Umar membantah mundur dari jabatan Menteri Agama.
Jakarta, IND Times - Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyampaikan permintaan maaf terkait viral potongan video pernyataannya, yang menyebut kemungkinan terjadinya percepatan politik sebelum Pemilu 2029. Dia meminta maaf apabila pernyataan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar membantah isu yang menyebut dia mengundurkan diri dari jabatan Menteri Agama (Menag). Dia mengaku tidak mengetahui isu tersebut datang dari mana. Nasaruddin mengatakan, saat ini dirinya baru selesai menghadiri acara Maulid Nabi.
Di DPR, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Habibur Rochman membantah isu yang menyebut dirinya meminta atau menginstruksikan pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
Berita-berita di atas ditayangkan pada Rabu (27/8/2026) bersama berita-berita menarik lainnya di kanal News IDN Times. Untuk mengetahui selengkapnya, berikut disajikan dalam Top 5 News IDN Times.
1. Budi Arie Minta Maaf usai Sebut Ada Percepatan Politik Sebelum 2029
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyampaikan permintaan maaf terkait viral potongan video pernyataannya, yang menyebut kemungkinan terjadinya percepatan politik sebelum Pemilu 2029. Dia meminta maaf apabila pernyataan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan.
2. Deretan Elemen Masyarakat yang Siap Demo 27 Agustus Beserta Tuntutannya
Gelombang aksi demonstrasi massa kembali digelar berbagai elemen masyarakat, mulai dari aliansi warga, kelompok mahasiswa, hingga masyarakat sipil. Rencana aksi massa tersebut akan digelar di depan Gedung DPR RI Kamis, 27 Agustus 2026.
Elemen masyarakat yang akan berdemonstrasi di antaranya Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan mahasiswa dari beberapa kampus. Mereka akan menyiapkan aspirasinya kepada pemerintah dan DPR RI terkait persoalan hukum, tata kelola pemerintahan, hingga kesejahteraan masyarakat.
3. Habibur Rochman Nasdem Bantah Isu Minta Polda Blokir Rekening Botok AMPB
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Habibur Rochman membantah isu yang menyebut dirinya meminta atau menginstruksikan pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
Habibur menegaskan, tidak pernah melaporkan Supriyono maupun meminta pihak perbankan dan aparat penegak hukum (APH) melakukan pemblokiran rekening.
4. KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Kepala Bea dan Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda. Ia telah dietapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik menjelaskan, penetapan dan penahanan Gatot Heroe sebagai tersangka merupakan pengembangan perkara di Ditjen Bea dan Cukai dengan tujuh tersangka.
5. Nasaruddin Umar Bantah Isu Mengundurkan Diri sebagai Menteri Agama
Nasaruddin Umar, membantah isu mengundurkan diri sebagai Menteri Agama (Menag). Dia mengaku tidak mengetahui isu tersebut datang dari mana.
Saat ditanya terkait kabar dirinya akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nasaruddin tidak menjawab.























