Korban meninggal merupakan mereka yang semula korban luka berat dan sempat dirawat namun tidak berhasil diselamatkan. Artinya, dalam sembilan hari sudah ada penambahan 52 warga yang meninggal terhitung sejak 15 Agustus 2026.
TOP 5: Korban Gempa NTT Tembus 100 Jiwa hingga Viral Lepas Jilbab di Unhan

- Korban meninggal akibat gempa Magnitudo 7,7 di NTT mencapai 100 jiwa hingga 24 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, dengan 1.603 orang terluka.
- Kemenhut mengerahkan 5.000 ASN untuk menangani karhutla di enam provinsi, termasuk 2.200 personel di tiga provinsi Kalimantan dan 700 ASN khusus Kalimantan Barat.
- Aliansi Masyarakat Pati menggelar aksi damai di DPR, Kemhan menjelaskan penyesuaian busana calon kadet Unhan, sementara proyek LRT Velodrome-Manggarai memasuki tahap pengujian.
Jakarta, IDN Times - Jumlah korban meninggal akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Hingga Senin (24/8/2026) pukul 05.00 WIB, jumlah korban meninggal sudah tembus 100 jiwa. Sedangkan korban luka mencapai 1.603 jiwa.
Sementara itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kemenhut untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Dua berita di atas ditayangkan pada Senin (24/8/2026) bersama berita-berita menarik lainnya di kanal News IDN Times. Untuk mengetahui selengkapnya, berikut disajikan dalam Top 5 News IDN Times.
1. UPDATE: Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Tembus 100 Jiwa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui jumlah korban akibat gempat berkekuatan Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Senin (24/8/2026) pukul 05.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia sudah menembus angka 100 jiwa.
2. Kemenhut Kerahkan 5 Ribu ASN untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan lima ribu aparatur sipil negara (ASN) Kemenhut untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Dari lima ribu ASN yang dikerahkan, sebanyak 2.200 personel akan ditempatkan di tiga provinsi di Kalimantan. Sementara khusus Kalimantan Barat, Kemenhut akan mengirimkan 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak.
3. Aliansi Masyarakat Pati Gelar Aksi di DPR Hari Ini, Tampung Donasi
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi damai di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).
Pantauan IDN Times di lokasi, massa yang berjumlah puluhan orang ini sudah tiba sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka menggelar aksi damai dengan memasang sebuah spanduk bertuliskan "Rakyat Bantu Rakyat, Ganyang Koruptor!" Spanduk itu dipasang di gerbang besi gedung utama DPR.
4. Viral soal Calon Mahasiswa Unhan Diminta Lepas Jilbab, Ini Respons Kemhan
Kementerian Pertahanan (Kemhan) angkat bicara soal unggahan yang viral di media sosial terkait adanya larangan penggunaan jilbab bagi calon mahasiswi Universitas Pertahanan (Unhan). Kemhan mengakui adanya penyesuaian berbusana bagi calon kadet ketika Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang akan dilaksanakan di Akdemi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
Penggunaan jilbab memang tidak dianjurkan. Namun, hal tersebut dilakukan lantaran mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan.
5. LRT Velodrome-Manggarai Rampung, Tunggu Diresmikan Prabowo
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pembangunan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai telah rampung 100 persen, termasuk rel dan jalur layang.
Saat ini, proyek tersebut memasuki tahapan akhir berupa pengujian oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
















